MAKASSAR, BKM — Perolehan medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024 untuk Sulawesi Selatan meningkat dibanding PON 2021 lalu.
Namun, secara peringkat turun 5 peringkat. Pada PON 2024 ini yang tersisa satu lagi Cabor Kempo, Sulsel berada pada peringkat 16 dengan perolehan 10 medali emas, 19 perak dan 30 perunggu dengan total 59 medali. Sementara pada PON Papua lalu Sulsel finish di peringkat 11 dengan perolehan 11 emas, 13 perak dan 13 perunggu dengan total 37 medali.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel, Suherman mengatakan, tersisa satu lagi Cabor Sulsel yang belum bertanding pada PON 2024 ini.
“Semua Cabor sudah selesai perlombaannya, jadi untuk Sulsel itu kita hanya bisa mengumpulkan 10 emas, 19 perak, 30 perunggu, jadi jumlahnya semua 59 medali yang bisa kita bawa pulang, dibandingkan dengan tahun lalu itu 11 emas 13 perak 13 perunggu,” ungkapnya, Jumat (20/9).
Suherman juga mengaku, secara peringkat Sulsel turun dibandingkan PON Papua 2021 lalu. Meski demikian, pihaknya akan terus berupaya agar para atlet ini bisa berbangga dengan apa yang diraih sampai sekarang.
“Kita punya atlet-atlet lebih banyak yang bisa berpeluang yang sudah bagus untuk bisa mendapatkan medali, cuman memang karena hitungan secara nasional emas yang dihitung,” katanya.
Lebih jauh, pihaknya akan terus berupaya akan meningkatkan kualitas para atlet yang akan bertanding pada PON selanjutnya.
“Kita harus melakukan pembinaan, Pemerintah Provinsi baik itu KONI, Cabor, semua harus melakukan pembenahan lagi dari awal. Pembinaan usia dini untuk para atlet. Sekarang kan kita sudah ada atlet-atlet kita yang mendapatkan perak dan perunggu, bahkan emas dengan usia-usia muda, ini yang perlu nanti dilakukan pembinaan dan monitoring bagi mereka untuk bisa lebih bagus lagi di PON berikutnya yang akan kita hadapi kita persiapkan,” jelas Suherman.
“Pasti mereka sudah punya pengalaman yang dia dapat di Aceh dan Medan, ini yang kita harapkan nanti melalui Pemprov, melalui KONI juga dari Pemerintah ini melakukan pembinaan secara berjenjang atau continue terus menerus terhadap anak-anak kita yang sudah berprestasi. Ini kan sudah bisa pegang 59 medali, ini tidak boleh turun lagi nantinya kalau PON berikutnya ini harus dilakukan pembinaan agar bisa lebih baik lagi kedepannya,” tutupnya. (jun)
