BULUKUMBA, BKM — Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf dan Wabup Andi Edy Manaf pamit disela-sela mengikuti apel gabungan lingkup Pemkab Bulukumba di halaman Kantor Bupati Bulukumba, Senin (23/9).
Pada apel gabungan kali ini merupakan apel terakhir bagi Bupati dan Wabup jelang cuti pada 25 September 2024. Keduanya cuti di luar tanggungan negara karena ikut berkontestasi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.
“Hari ini merupakan apel gabungan yang spesial bagi saya dan pak Wabup. Hari ini adalah apel terakhir kami sebelum menjalani cuti per 25 September 2024 untuk kembali ikut dalam Pilkada 2024,” ungkap Andi Utta sapaan akrab bupati, Senin (23/9).
Andi Utta didampingi Edy menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN lingkup Pemkab Bulukumba.
” Selama lebih dari tiga tahun kami menjabat, kami melihat bagaimana dedikasi dan kerja keras saudaraku semua dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah yang kita harapkan bersama,” bebernya.
Andi Utta mengaku, ia dan pak Wakil Bupati, tidak mampu membalas atau memberi imbalan atas kinerja dan pencapaian yang telah diraih bersama. Namun yakin saja, kerja ikhlas dan pengabdian itu akan menjadi amal ibadah karena memberikan manfaat kepada masyarakat.
Meski ia melakukan cuti, namun Andi Utta tetap menekankan agar jajaran Pemkab Bulukumba, tetap fokus melaksanakan program dan kegiatan yang masih berjalan.
Dikatakan capaian pembangunan tiga tahun terakhir ini adalah buah dari kerja sama yang solid dan sinergi antara seluruh pihak, baik itu OPD, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa dan kelurahan.
“Semuanya telah berperan penting dalam membawa Bulukumba ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.
Wabup Edy juga menyampaikan sepatah kata dan mengungkapkan bahwa yang namanya jabatan bisa saja kita tinggalkan. Ada kalanya kita menginginkan suatu pekerjaan namun pekerjaan itu meninggalkan kita. Ada kalanya kita masih mau mengabdi namun pengabdian itu meninggalkan kita.
“Mungkin selama ini ada yang suka dan ada yang tidak suka. Itulah manusia tempatnya menyukai dan tidak menyukai,” ungkap Edy Manaf yang memiliki prinsip hidup dengan totalitas pengabdian.
Edy Manaf juga menyampaikan permohonan maaf dan menurutnya yang paling penting adalah saling mendoakan.
“Doakan kami bersama pak Bupati agar masih diberi nikmat kesehatan dan nikmat kesempatan dalam perjalanan mengarungi apa yang menjadi harapan untuk mencapai suratan takdir dari Allah SWT,” pinta Edy Manaf.
Usai apel, Bupati Andi Utta dan Wabup Edy Manaf melakukan salam pamit kepada para ASN lingkup Pemkab Bulukumba. (rls)
