Site icon Berita Kota Makassar

Dilema Politikus di Pilkada

MAKASSAR, BKM– Sejumlah keluarga atau kerabat akan berhadapan dalam memberikan dukungan pada kontestasi pemilihan gubernur (pilgub) Sulsel, pemilihan wali kota (pilwali) dan pemilihan bupati (pilbup). Tercatat ada empat keluarga yang berhadapan dalam pilkada serentak di daerah ini.
Mereka diantaranya Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dengan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Fauzi Andi Wawo. Adnan mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi (Andalan Hati), sementara Fauzi Andi Wawo yang juga calon wakil ketua DPRD Sulsel menjadi ketua tim pemenangan paslon Mohammad Ramdhan Pomanto- Azhar Arsyad di Pilgub.

“Saya kan masih menjadi kader Partai Golkar, dan tentunya partai telah memberikan dukungan kepada pasangan calon. Karena itu sebagai kader tentu harus taat azas, pasti mendukung pasangan yang didukung Golkar,” ujar Adnan Purichta usai menghadiri rapat paripurna pelantikan 84 anggota DPRD Sulsel, Selasa (24/9).
Kedua adalah Wakil Ketua Umum DPP Golkar HAM Nurdin Halid (NH) dan anggota DPRD Sulsel HA Kadir Halid. NH dan Kadir Halid mengaku tegak lurus mendukung usungan Partai Golkar di pilwali Makassar yang mengajukan pasangan Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham. Paslon ini diajukan oleh koalisi Golkar, Demokrat, Perindo, Hanura, Ummat dan PBB.

Namun, menantu NH maju di pilwali Makassar melalui partai lain. Menantu NH, yakni Andi Seto Gadhista Asapa yang maju bersama Rezki Mulfiati Lutfi didukung oleh Partai Nasdem, Gerindra, PAN dan PSI.
Adapun putra NH, yakni Andi Nurhaldin NH juga maju di pilwali Parepare berpasangan dengan Taqyuddin yang didukung PAN, PPP dan Ummat. Adapun Golkar yang berkoalisi dengan Demokrat dan Gelora mengajukan pasangan Erna Rasyid-Rahmat Sjamsu Alam.
Ketiga, yakni anggota DPRD Sulsel terpilih dari Partai Gerindra Yasir Mahmud. Di pilbup Bone, Yasir Mahmud tegak lurus mendukung jagoan Gerindra, yakni Andi Asman Sulaiman yang berpasangan dengan politisi PKS Andi Akmal Pasluddin. Ia bahkan menjadi ketua tim pemenangan Andi Asman-Andi Akmal yang diajukan koalisi Nasdem, Gerindra, Demokrat, PKS, PAN, PSI, Perindo dan Gelora.
Sementara kakak kandung Yasir Mahmud, yakni Amir Mahmud maju sebagai calon wakil bupati mendampingi Andi Rio M Padjalangi yang diajukan koalisi Golkar, PDIP, Hanura dan Ummat.

“Sebagai kader Gerindra pasti saya akan mendukung apa yang telah diputuskan partai. Apalagi saya telah diberi amanah sebagai ketua tim pemenangan,” ujar Yasir Mahmud.
Keempat, yakni Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem yang juga calon ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, dengan calon wakil wali kota Makassar Aliyah Mustika Ilham. Cicu –sapaan akrabnya– menjadi ketua tim pemenangan untuk paslon Andi Seto Gadhista Asapa yang berpasangan denga Rezki Mulfiati Lutfi. Sementara Aliyah Mustika merupakan bibi atau saudara kandung dari orangtua Andi Rachmatika Dewi.
Cicu menegaskan sikapnya yang harus berjuang agar pasangan Seto-Rizki memenangkan pilwali Makassar.

Adu Strategi

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Makassar Fauzi A Wawo yang ditunjuk sebagai ketua tim pemenangan pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Mohammad Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad (DIA) akan adu strategi dengan purnawirawan jenderal bintang dua, yakni Irjen Polisi (Purn) Andi Damisnur yang lebih awal ditunjuk sebagai ketua tim pemenangan paslon Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi (Andalan Hati).
Fauzi A Wawo yang telah dilantik sebagai anggota DPRD Sulsel untuk periode kedua juga menegaskan bahwa ia telah dituntuk ketua Tim Pemenangan DIA. ”Harusnya lebih awal diumumkan, tapi ada acara pelantikan DPRD dan Pak Danny sedang di Jakarta,” ujar Fauzi di Kantor PKB Makassar, Jalan Letjen Hertasning.
Untuk posisi sekretaris tim pemenangan, kata dia, dipercayakan kepada A Putra Batara Lantara dari PDI Perjuangan.

Dukungan DIA

Calon gubernur Sulawesi Selatan Mohammad Ramadan Pomanto mendapat amunisi baru untuk berkontestasi pilgub Sulsel. Dukungan yang datang dari Tarekat Khalwatiyah Samman Pattene diterima Danny Pomanto ketika menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad Saw di rumah Syekh Andi Hidayat di Pattene, Kabupaten Maros, Selasa (23/9).
Juru Bicara Danny-Azhar, Asri Tadda membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, ribuan jemaah Tarekat Khalwatiyah Samman telah memberikan restu kepada Danny Pomanto sebagai calon gubernur Sulsel.
“Syekh Tarekat Khalwatiyah Samman bersama ribuan jemaah mendapatkan restu doa, dan dukungan full untuk menjadi gubernur Sulsel,” ucap Asri.
Dia mengatakan, dukungan itu diberikan karena wali kota Makassar dua periode itu dianggap mempunyai perhatian ke jemaah Tarekat Khalwatiyah Samman. “Dinilai punya perhatian khusus pada tarekat, dan menyaksikan Mahabbah yang tinggi jemaah kepada guru, dan Nabi Saw. Alhamdulillah,” jelasnya.
Diketahui, dalam sejarahnya, tarekat Khalawatiyah Samman ini dicetuskan oleh seorang ulama besar di Madinah bernama Syekh Muhammad Ibdu Abdul Kari Assmman sekitar abad ke-18. Ajaran tarekat ini menyebar sampai ke Tanah Air dan mulai besar di Sulawesi Selatan pada masa kerajaan Turikale di Maros dengan rajanya yang keempat, Andi Sanrima Daeng Parukka.
Hingga kini, jemaah tarekat Khalwatyah Samman sudah mencapai puluhan ribu orang dan menyebar di berbagai daerah di Tanah Air, bahkan di Malaysia dan Brunai. Setiap tahun, puluhan ribu jemaah berkumpul di Maros dalam peringatan maulid, sekaligus ziarah ke makam guru-guru mereka yang berada di tiga tempat berbeda. (rhm-rif)

Exit mobile version