BULUKUMBA, BKM — Pjs Bupati Bulukumba Muhammad Rasyid resmi tiba di Kabupaten Bulukumba sekitar pukul 15.00 Wita, Rabu (25/9). Pjs Bupati akan bekerja selama dua bulan, terhitung 25 September-hingga 23 November mendatang.
Saat tiba di Bulukumba, Muhammad Rasyid bersama istri disambut Sekkab Muh Ali Saleng, serta pejabat eselon II dan eselon III Pemkab Bulukumba. Hadir istri Ali Saleng dan beberapa istri pejabat Pemkab Bulukumba. Tampak, Muhammad Rasyid bertatap muka dengan pejabat lingkup Pemkab Bulukumba di Ruangan Kahayya, Lantai 4 Gedung Pinisi. Tatap muka sekaligus silaturahmi untuk saling kenal-mengenal.
Sekkab Ali yang memandu silaturahmi, menyampaikan selamat datang kepada Muhammad Rasyid sebagai Pjs Bupati Bulukumba. Ali terlebih dahulu melaporkan kebiasaan pejabat Pemkab Bulukumba setiap pekan. Ia mengatakan setiap hari Senin, dilaksanakan apel gabungan yang diikuti kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta seluruh lurah di Kecamatan Ujung Bulu.
“Setelah itu dilakukan rapat rutin yang dikemas dalam coffe morning. Kalau tak ada hal urgen, maka biasanya Pak Bupati arahkan ke warkop. Tetapi kalau ada hal urgen, maka rapat rutin dilaksanakan di ruang rapat bupati atau ruang pola kantor bupati,” ungkap Ali.
“Di momentum rapat rutin ini, sekaligus kesempatan bagi teman-teman OPD untuk melaporkan berbagai kegiatannya, baik fisik, realisasi keuangan, maupun progres capaian PAD,” sambungnya.
Dia juga melaporkan kondisi Gedung Pinisi Bulukumba yang dihuni oleh delapan OPD. Secara detail, Ali Saleng menyampaikan OPD-OPD yang berkantor hingga kondisi setiap lantai yang ada di Gedung Pinisi.
“Alhamdulillah kita bersyukur atas ditunjuknya beliau (Muhammad Rasyid) sebagai Pjs Bupati Bulukumba. Kita tak mesti repot lagi, konsultasi jauh-jauh terkait pengelolaan keuangan,” kata Ali Saleng.
Sementara itu, Muhammad Rasyid juga bersyukur bisa diberi amanah oleh pemerintah pusat untuk menjadi Pjs Bupati Bulukumba. Meski kehadirannya sebagai Pjs hanya karena adanya Pilkada.
“Karena Pak Bupati cuti kami ditugaskan menjadi Pjs. Tiga hari sebelum pencoblosan di Pilkada 2024, tugas kami sebagai Pjs berakhir,” ujarnya.
Rasyid mengaku tak bangga menjadi Pjs apalagi ingin memanfaatkan secara berlebihan fasilitas negara yang disiapkan. Ia akan menjalani tugasnya dengan penuh kesederhanaan.
“Utama adalah komunikasi dan kolaborasi. Enjoy saja, memaksimalkan setiap kegiatan kita, terutama pada pencapaian target PAD,” jelasnya.
Selama menjabat Pjs dia fokus pada pelaksanaan program kegiatan yang sudah tercantum dalam APBD. Olehnya itu pihaknya akan mengawal bagaimana program kegiatan OPD dapat dilaksanakan secara maksimal yang tersisa kurang lebih tiga bulan lagi. (rls)
