Site icon Berita Kota Makassar

Danny Dengar Keluhan dan Harapan Pedagang Pasar

GOWA, BKM — Calon gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Moh Ramdhan Pomanto memulai kampanye perdananya dengan berkunjung ke Pasar Sentral Minasa Maupa, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Senin pagi (30/9). Di lokasi ini, Danny Pomanto disambut dengan teriakan gubernurku. Moment ini ia juga manfaatkan untuk mendengarkan keluhan dan harapan para pedagang.
Setelah berkeliling dan berdiskusi dengan para pedagang, Danny melihat Pasar Minasa Maupa sebagai pusat ekonomi di Sulsel, khususnya di Kabupaten Gowa. Dengan bekal yang sudah ia miliki membantu pertumbuhan ekonomi Kota Makassar selama dua periode memimpin,, dirinya bersama calon wakil gubernur Azhar Arsyad siap membangun Kabupaten Gowa jadi lebih baik.
Apalagi sektor perkebunan Kabupaten Gowa memiliki potensi yang cukup besar, sehingga bisa menyanggah bagi kebutuhan komoditas perkebunan di Sulsel.
“Pasar ini tentunya menjadi ukuran ekonomi Sulsel, bukan hanya ekonomi Kabupaten Gowa. Saya melihat ini tentunya menjadi pasar pusat sayur-mayur dan buah-buahan. Hasil bumilah. Ini kan potensial sekali,” tutur Danny Pomanto.

Hanya saja, menurutnya, harga jual pedagang di sini masih terbilang rendah. Seperti harga cabai yang hanya Rp17 ribu per kilogram. Padahal, harga cabai di pasar tradisional di Kota Makassar bisa mencapai Rp30 ribu per kilogramnya.
“Seandainya ada mekanisme pasar yang sehat maka nilai tambahnya itu ada pada pedagang. Inilah yang harus saya belajar banyak untuk bagaimana keluhan pedagang. Mereka bilang menurun, kadang-kadang omsztnya Rp800 ribu turun menjadi Rp500 ribu. Kondisi ini dikarenakan daya beli masyarakat yang menurun,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dan terharu dengan sambutan luar biasa, bukan hanya dari pedagang tapi juga pembeli. “Alhamdulillah, ini kan artinya mereka butuh sesuatu yang baru. Butuh terobosan baru karena ini menyangkut hidup,” jelasnya.
Muliati, salah satu pedagang Pasar Sentral Minasa Maupa bercerita, akhir-akhir ini pendapatannya mengalami penurunan, dari yang biasanya Rp800 ribu turun menjadi Rp500 ribu. Daya beli alami penurunan.

“Saya sebagai penjual kadang bisa dapat Rp800 ribu kadang juga tidak. Jadi intinya bagaimana perekonomian kita itu bisa terus membaik,” kata Muliati.
Ia pun mengaku tidak ragu-ragu menjatuhkan pilihannya pada pasangan DIA di pilgub Sulsel 2024. “Kita akan pilih beliau (Danny Pomanto) kalau memang bisa membawa perubahan untuk kita,” ucapnya.
Usai menyapa warga dan seluruh pedagang di Pasar Minahasa Maupa, Danny langsung menuju ke Warkop Coffee 36 yang berlokasi tidak jauh dari Pasar Minasa Maupa. Danny ngopi bareng tim pemenangan, sekaligus berbincang-bincang dengan tokoh masyarakat setempat.
Amir Uskara, tokoh sentral Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sekaligus fungsionaris partai di tingkat pusat, menyatakan bahwa Danny Pomanto kini semakin kuat dengan sokongan dari tiga partai besar di parlemen.

Dukungan dari partai PPP, PKB dan PDIP dianggap mampu memperkuat langkah Danny dalam pencalonannya sebagai pemimpin Sulawesi Selatan. “Kami mengamati mesin partai pengusung solid dan massif bergerak. Insyaallah menang,” terangnya.

Amir Uskara mengungkapkan keyakinannya bahwa dengan dukungan yang solid ini, perjalanan Danny Pomanto menuju kursi nomor satu di Sulsel akan semakin kokoh. Dengan penuh optimisme, ia menyatakan kesiapan untuk memaksimalkan potensi Sulsel ke depannya, termasuk di Kabupaten Gowa.
“Dukungan ini bukan sekadar angka atau jumlah, tetapi tentang kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat kepada kami. Insyaallah, kami akan memaksimalkan setiap potensi yang ada untuk membawa Sulsel ke arah yang lebih baik,” ujar Danny dalam kesempatan yang sama.

Amir Uskara menekankan bahwa dukungan kepada Danny Pomanto bukan hanya datang dari internal partai, tetapi juga tokoh-tokoh strategis di berbagai sektor. Ia menjelaskan bahwa popularitas dan kepemimpinan Danny yang inklusif telah mengundang dukungan lintas kelompok.
“Pak Danny adalah sosok yang diterima di semua lapisan masyarakat. Banyak tokoh strategis yang menyadari potensi beliau,” ujar Amir Uskara yang kerap disapa dengan akronim namanya Aura.
Aura memuji kapasitas Danny Pomanto dalam memimpin. Menurutnya, masyarakat Sulsel, khususnya warga Gowa, memiliki kepekaan politik yang tinggi dan akan memilih pemimpin yang mampu membawa daerah tersebut maju ke depan.

“Orang Gowa itu cerdas. Sesama orang cerdas pasti akan memilih orang yang juga cerdas. Pak Danny memenuhi kriteria tersebut, dan kami yakin beliau adalah sosok yang tepat untuk menahkodai Sulsel di masa depan,” tegas AURA.

Komunitas Indo Ambo Parepare

Komunitas Indo Ambo Pusat Parepare mendeklarasikan dukungan kepada pasangan DIA di Balai Ainun Habibie Kota Parepare, yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw, Sabtu, (28/9). Ketua Umum Komunitas Indo Ambo Kadar Hakim mengatakan, deklarasi ini diadakan atas inisiatif mereka sendiri.
“Karena sosok pak Danny terbilang sukses memimpin Kota Makassar, dan diharapkan jika terpilih jadi gubernur dapat membawa Sulsel lebih baik ke depan,” ucap Kadar.
Ia berharap agar Danny-Azhar terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur Sulsel. Dengan begitu, upaya sosialisasi dari tim pemenangan hingga relawan harus serentak bekerja dengan maksimal.
“Kami harapkan agar seluruh relawan terus melakukan sosialisasi untuk memenangkan pasangan nomor 1 Danny-Azhar, khususnya di Kota Parepare ini,” harapnya.
Sekedar diketahui, Relawan Komunitas Indo Ambo sudah terbentuk di 22 kelurahan. Mereka berkomitmen untuk memenangkan Danny-Azhar di kota kelahiran BJ Habibie itu pada pilgub Sulsel 27 November mendatang.

Juru bicara Danny-Azhar, Asri Tadda menyambut gembira dukungan yang terus mengalir kepada Paslon yang dikenal dengan akronim DIA tersebut. “Alhamdulillah, dukungan masyarakat Sulsel seperti dari Komunitas Indo Ambo Parepare ini, terus mengalir untuk Danny-Azhar. Ini isyarat baik, bahwa rakyat ingin adanya perubahan dan perbaikan untuk masa depan mereka,” kata Asri, Senin (30/9).
Asri berharap, masyarakat Sulsel bisa lebih cerdas dan selektif dalam melabuhkan dukungan kepada kandidat calon gubernur dan wakil gubernur di pilgub 27 November mendatang. “Jangan sampai asal pilih atau malah salah pilih. Mari kita dukung Danny-Azhar agar Sulawesi Selatan bisa terselamatkan dari berbagai masalah serius yang ditinggalkan oleh Gubernur sebelumnya,” pungkas Asri. (rhm-rif)

Exit mobile version