SOPPENG, BKM — Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek jajaran menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada upacara bendera di SMU/SMK sederajat di Kabupaten Soppeng, Senin (7/10). Para Inspektur Upacara (Irup) membacakan amanat Kapolres Soppeng AKBP H Muhammad Yusuf Usman bahwa fenomenal dengan sepeda listrik dan mungkin banyak diantara para peserta upacara sudah memiliki dan menggunakannya, makanya perlu disosialisasikan aturan penggunaan sepeda listrik termasuk perbedaannya dengan motor listrik.
Meski sama-sama memakai tenaga baterai, api ada perbedaaan yang mendasar, sepeda listrik dirancang hanya digunakan di rute- rute pendek terbatas dan dibatasi kecepatannya maksimum 25 kilometer per jam sepeda listrik hanya dilengkapi lampu utama, lampu belakang, sepeda listrik dapat digunakan dalam area permukiman, jalan yang ditetapkan untuk hari bebas kendaraan, kawasan wisata, area kawasan perkantoran dan area di luar jalan.
Dalam amanat Kapolres Soppeng itu mengimbau dan edukasi agar tidak menggunakan sepeda listrik di jalan raya karena unit sepeda listrik itu, hanya digunakan di kawasan tertentu agar tidak membahayakan diri sendiri dan pengendara lain demi untuk keselamatan bersama.
”Marilah kita menumbuhkan sikap dan perilaku untuk menumbuhkan etika dan budaya lalu lintas yang baik, kepatuhan berlalu lintas merupakan bentuk sikap patuh terhadap aturan lalu lintas,”ujar Kapolres dalam sambutan tertulisnya.
Aturan tersebut digunakan untuk membimbing pengguna jalan agar patuh terhadap aturan sehingga berdampak positif untuk pengguna jalan dan mengurangi peristiwa seperti kecelakaan lalu lintas. ”Kami sampaikan data kecelakaan lalu lintas di polres soppeng pada tahun 2024 sebanyak 132 kasus dengan melibatkan kendaraan roda dua sebanyak 124 kasus, melibatkan pelajar sebagai pengendara kendaraan roda dua sebanyak 76 kasus serta sepeda listrik empat kasus,” jelasnya.
Olehnya itu mari jadikan keselamatan sebagai kebutuhan dan anak-anakku semua siswa/siswi menjadi pelopor keselamatan di jalan raya, mungkin itu saja amanat yang bisa kami sampaikan, semoga bisa berguna dan bermanfaat bagi kita semua.
Diketahui bahwa program Polisi Masuk Sekolah akan terus berlanjut dengan tema-tema yang akan berbeda untuk memberikan himbauan serta edukasi kepada anak didik maupun guru terkait perkembangan situasi kamtibmas di kabupaten soppeng. (ono/C)

