GOWA, BKM — Ratusan anak bayi satu tahun hingga anak berusia tujuh tahun dihadirkan dalam gerakan gemar makan telur. Kegiatan ini digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa dalam rangka memperingati HUT ke-355 Sulawesi Selatan.
Pencanangan gerakan penurunan stunting ini dilakukan di Baruga Karaeng Galesong Pemkab Gowa, Rabu pagi (9/10). Turut hadir Ketua TP PKK Gowa, Priska Paramita Adnan, Ketua DWP Gowa, Suryanti Andy Azis
dan sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa.
Tercatat 300 anak yang memenuhi Baruga Karaeng Galesong didampingi para orangtua serta guru masing-masing. Dalam kegiatan pencanangan itu, pelaksana menggelarnya dalam dua agenda yakni 150 batuta hingga balita dan 150 anak lagi kelompok usia 5-7 tahun. Anak usia 5-7 tahun selain hadir ikut pencanangan gemar makan telur, mereka juga ikut lomba mewarnai.
Terkait kegiatan ini, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Gowa, Andy Azis Peter mewakili bupati Gowa, mengatakan, kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari surat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait pelaksanaan gerakan gemar makan telur untuk anak usia 1-5 tahun. Dan khusus usia 5-7 tahun ikut dalam lomba mewarnai.
”Kegiatan ini menjadi sangat baik karena sasarannya adalah mengedukasi kepada orangtua masing-masing agar membiasakan anaknya atau gemar makan telur. Kita berharap dengan kegiatan ini, anak-anak kita menjadi suka sehingga akan berdampak pada penurunan angka stunting di Sulawesi Selatan khususnya di Kabupaten Gowa,” sebut Andy Azis Peter.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gowa, Firdaus, pada kesempatan itu mengatakan, seluruh peserta gerakan makan telur dan lomba mewarnai ini berasal dari keluarga Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.
”Jadi pesertanya kita ambil dari DTKS yaitu dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial. Jadi rata-rata ini Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH),” jelas Firdaus.
Khusus untuk pemenang lomba mewarnai, anak yang juara 1-6 mendapatkan apresiasi dana pembinaan dari panitia. Dalam kegiatan itu juga disertai pemeriksaan kesehatan gratis dengan melibatkan Dinas Kesehatan Gowa.
Sementara itu, Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakhrulloh yang hadir pada pencanangan tersebut, mengajak seluruh masyarakat kabupaten dan kota termasuk di Gowa untuk membiasakan anak-anaknya makan makanan bergizi. Terutama telur. Sebab, kata Zudan, stunting bukan penyakit atau kondisi keturunan tapi kondisi anak kekurangan makanan bergizi.
”Kita ingin memperbaiki kualitas anak-anak kita, jangan ada lagi yang stunting. Mari membiasakan makan makanan yang bergizi terutama telur. Mari kita budayakan gerakan makan telur,” ajak Pj Gubernur Sulsel. (sar)
