WAJO, BKM — Salah satu personel Polres Wajo Bripda Muhammad Yusran terbilang luar biasa. Dengan kesibukannya sebagai anggota Polri, Yusran ternyata juga tercatat sebagai penghafal Al-Quran 30 juz. Dia resmi diterima sebagai amggota Polri sejak tahun 2023 lalu.
Sebelum diterima sebagai anggota Polri, Yusran menempuh pendidikan Tahfidzul Quran di Masjid Jami, Sengkang, Kabupaten Wajo. Dari situlah dia berhasil menjadi penghafal Al-Quran yang selanjutnya mengantarkan dirinya menjadi anggota polisi. Dia mengaku tak merasa kesulitan dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri disamping sebagai tahfidz.
“Alhamdulillah saya bisa mengatur waktu untuk selalu mengulangi hafalan saya. Begitupun dengan tugas pokok, tanggung jawab sebagai polisi tetap bisa jalan,” ujarnya, Kamis (10/10).
Tak lupa ia mengajak semua kalangan agar selalu membiasakan diri membaca Al-quran.
“Pastinya akan menenangkan pikiran dan batin serta membuat hati tenang. Begitulah dari beberapa manfaat membaca Al-quran,” pintanya.
Muhammad Yusran merupakan anak kedua dari empat bersaudara dilahirkan di Tancung pada 9 Juni 2003 dari pasangan Muhammad Yunus (ayah) dan Indo Upe (ibu). Yusran menempuh pendidikan Sekolah Dasar di SDN 375 Tancung pada tahun 2015, MTS di MTS As’adiyah Putra 2 Pusat Sengkang, 2018 dan MA Muhammadiyah Sengkang. Diterima sebagai bintara Polri Polda Sulsel, Angkatan 50 tahun 2023 lalu. (lis)
