Site icon Berita Kota Makassar

Terjadi Perlambatan dan Antrean 18 Jam

MAROS, BKM — Pasca penutupan total Jalan Poros Maros-Bone di Tompo Ladang, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, aparat kepolisian terus melakukan pengaturan lalulintas.
”Kami sudah 3 hari 4 malam untuk memastikan kelancaran arus lalulintas di Tompo Ladang,” ujar Kasat Lantas Polres Maros, Iptu Kamaluddin, Minggu (13/10).

Hal itu dilakukan karena adanya penyempitan di ruas jalan, disebabkan pembangunan proyek Jembatan Elevated Tompo Ladang. Juga akibat adanya mobil truk yang mogok.
”Titik perlambatan akibat adanya mobil truk yang rusak di tikungan. Termasuk penyempitan di ruas jalan yang sementara pekerjaan,” ujar mantan Perwira Pengendali Satgas Kappang tersebut.
Iptu Kamaluddin mengatakan, kondisi arus lalulintas di jalan poros Maros-Bone relatif lancar meski sempat terjadi perlambatan dan antrean selama kurang lebih 18 jam.
”Terjadi perlambatan kurang lebih 18 jam. Namun setelah dilakukan penguraian, arus lalulintas saat ini sudah dapat diakses dengan lancar,” pungkasnya.

Kamal juga mengatakan, menjadi penyebab lain seringnya terjadi perlambatan. Bahkan, kemacetan akibat mobil-mobil yang rusak karena tidak layak operasi.
”Akibat mobil-mobil yang rusak karena tidak layak operasi dan muatan melebihi kapasitas yang diperbolehkan, serta perilaku sopir tidak bisa sabar dalam antrean,” terangnya.
Kondisi itu, kata Kamal, membuat pihaknya harus melakukan pengaturan arus lalu lintas lebih intens untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan pembangunan proyek Jembatan Elevated. Perwira berpangkat dua balok ini mengimbau kepada pengguna jalan untuk tertib berlalu lintas dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan di jalan raya.

”Kami harap para pengguna jalan tertib berlalulintas serta tidak mengabaikan keselamatan di jalan raya dengan mengikuti arahan petugas di lapangan,” tuturnya.
Sebelumnya, Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, mengecek langsung jalan poros Maros-Bone di Tompo Ladang, Kecamatan Mallawa yang ditutup total selama 9 jam.
Kedatangan orang nomor satu di Polres Maros tersebut untuk melihat sejauh mana kesiapan pelaksana proyek Jembatan Elevated Tompo Ladang yang akan menutup jalan.
”Persiapkan betul SDM (Sumber Daya Manusia) dan peralatan demi kelancaran pekerjaan instalasi jembatan dan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya. (ari/c)

Exit mobile version