Site icon Berita Kota Makassar

Kapolda dan Kabinda Sulsel Berkomitem Jaga Stabilitas

MAKASSAR, BKM–Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Yudhiawan melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Sulsel di Jalan Hertasning, Kota Makassar. Kamis (17/10). Silaturahmi ini berlangsung pada pukul 10.00 WITA dan bertujuan untuk memperkuat sinergitas antara kedua institusi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Sulawesi Selatan.

Kunjungan ini merupakan momen penting bagi Kapolda Sulsel dalam memperkenalkan diri sebagai pimpinan baru di lingkungan Polda Sulsel.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolda menyampaikan harapannya agar hubungan kerja sama antara Polda dan Kabinda terus terjalin dengan erat, terutama dalam menghadapi agenda besar Pilkada yang akan datang.
Didampingi Pejabat Utama Mapolda, Kapolda Sulsel menekankan pentingnya menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif selama proses Pilkada. Sinergi antara Polda Sulsel dan Kabinda Sulsel diharapkan mampu memastikan bahwa pelaksanaan Pilkada di Sulawesi Selatan berlangsung aman, damai, dan tertib.

“Semoga kita dapat bersama-sama berkolaborasi dalam menciptakan suasana yang kondusif serta mendukung pelaksanaan Pilkada yang aman dan damai,” ujar Kapolda Sulsel dalam silaturahmi tersebut.
Kabinda Sulsel Brigjen TNI Arman Dahlan menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Polda Sulsel dalam menjaga stabilitas daerah, khususnya pada masa-masa krusial menjelang dan selama Pilkada.Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memantapkan kolaborasi antara Polda dan Kabinda Sulsel, dengan harapan bahwa sinergitas yang kuat akan berkontribusi pada terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan damai di Sulawesi Selatan.

Aparat kepolisian sendiri memegang peranan penting dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama Pilkada.Tugas pihak terkait tidak hanya mengawasi jalannya pemungutan suara, tetapi juga menciptakan lingkungan yang kondusif, mencegah kerusuhan, dan menangani potensi konflik yang mungkin muncul.
Dengan berbagai macam tantangan yang ada, seperti hoaks, isu SARA, dan mobilisasi massa yang berpotensi menyebabkan ketegangan, peran aparat keamanan semakin menjadi sorotan. Kesiapan aparat dalam merespons situasi yang tidak terduga menjadi salah satu indikator suksesnya pelaksanaan Pilkada.Oleh karena itu, sinergi antara seluruh elemen sangat diperlukan untuk menciptakan situasi yang aman. (yus/rif)

Divif 3 Kostrad Turut Pengamanan Wilayah

SEBELEMNYA Kapoda Sulsel Irjen Pol. Yudhiawan juga melakukan silaturahmi ke Mako Divisi 3 Kostrad bertempat di Pakatto, Kabupaten Gowa.
Dalam kunjungan ini Kapolda Sulsel disambut dengan Jajaran Kehormatan dari jajaran prajurit Kostrad.

Dalam kunjungannya, Kapolda Sulsel bertemu langsung dengan Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad, Mayjen TNI Bangun Nawoko, untuk memperkuat sinergi antara Polda Sulsel dan Divif 3 Kostrad.
Kerjasama ini diharapkan mampu terus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya menjelang pelaksanaan Pilkada yang damai dan aman.

Selain memperkenalkan diri, Kapolda Sulsel juga menyampaikan harapannya agar sinergitas antara Polri dan TNI semakin solid dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, terutama dalam menjaga keamanan dan kelancaran Pilkada yang akan datang.

“Kami berharap kerjasama yang telah terjalin antara Polda Sulsel dan Divif 3 Kostrad ini dapat semakin diperkuat. Terlebih lagi, dengan momentum Pilkada mendatang, sinergi antara Polri dan TNI sangat penting untuk menciptakan suasana yang aman dan damai,”ujar Kapolda Sulsel
Selain itu, Kapolda Sulsel juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan yang diberikan oleh Divif 3 Kostrad selama ini dalam menjaga keamanan wilayah Sulawesi Selatan.

Kunjungan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara Polri dan TNI demi mewujudkan keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan. Aparat sendiri memegang peranan penting dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama Pilkada.

Tugas pihak terkait tidak hanya mengawasi jalannya pemungutan suara, tetapi juga menciptakan lingkungan yang kondusif, mencegah kerusuhan, dan menangani potensi konflik yang mungkin muncul. (yus/rif)

Exit mobile version