MAKASSAR, BKM — Kebakaran yang menghanguskan tujuh unit motor terjadi di halaman Sekolah Luar Biasa, dekat Kampus Universitas Negeri Makassar, Parangtambung. Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 09.30 Wita, Senin (21/10).
Kebakaran berawal dari sebuah motor Yamaha NMax yang terparkir di halaman sekolah. Api dengan cepat menyebar dan merambat ke enam motor lainnya. Insiden ini mengejutkan siswa dan warga sekitar yang melihat api berkobar dan asap tebal membubung ke udara.
Firdah, salah satu korban dan pemilik motor yang terbakar, mengungkapkan kekhawatirannya. “Kebakaran ini sangat mengkhawatirkan, terutama karena ini adalah kejadian kedua kalinya. Saya merasa tidak aman meninggalkan motor di sini,” ujarnya.
Firdah menambahkan bahwa insiden ini menimbulkan trauma bagi dirinya dan teman-teman mahasiswa lainnya.
Ia juga menyoroti kurangnya pengawasan dari pihak kampus yang seharusnya bertanggung jawab untuk menjaga keamanan area parkir.
“Saya berharap pengawasan diperketat agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Kami ingin merasa aman saat beraktivitas di kampus,” tegasnya.
Kejadian ini memicu keprihatinan di kalangan mahasiswa dan warga sekitar. Banyak dari mereka yang meminta pihak kampus untuk segera mengambil tindakan pencegahan, seperti meningkatkan patroli keamanan di area parkir.
Sementara itu, pihak kepolisian setempat telah turun tangan untuk menyelidiki insiden ini dan mencari tahu pelaku atas kebakaran tersebut. Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat dampaknya terhadap keselamatan mahasiswa dan warga sekitar.
Dengan kejadian ini, diharapkan pihak berwenang dan kampus dapat segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah terulangnya insiden yang merugikan. (mg3-mg1)
