WAJO, BKM — Kasus perkelahian terjadi di Jalan A Jaja Kelurahan Siwa Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo, Minggu (20/10) siang. Dua pria Sirajuddin (52) dan Mustafa (52) terlibat adu jotos menggunakan benda tajam berupa parang gegara saling tatap saat keduanya berpapasan di lokasi kejadian.
“Magai muitaka Tilaco” (kenapa kamu liat saya tailaco) dan dijawab oleh Mustapa magai,” (Kenapa?),” ujar keduanya hingga terjadi perselisihan.
Sirajuddin yang merasa tersinggung ditatap oleh Mustafa disertai bentakan dengan nada tinggi pun murka. Dia mendatangi Mustafa di lapak jualan buah miliknya di Jalan Poros Sengkang – Palopo Kelurahan Siwa. Sesampainya disana, Sirajuddin sudah mendapati Mustapa berdiri di tengah jalan dengan menenteng parang yang sudah keluar dari sarungnya.
Melihat Sirajuddin mendekat, Mustapa justru meminta Sirajuddin pulang untuk mengambil parang dan tidak berselang lama Sirajuddin datang dengan parang terhunus hingga keduanya saling tebas di lokasi kejadian. Motif perkelahian diduga karena adanya ketersinggungan karena saling tatap saat berpapasan dijalan.
Akibat kejadian tersebut Sirajuddin kini dirawat di Puskesmas Pitumpanua dengan mengalami luka robek pada leher sebelah kiri dan luka robek pada tangan sebelah kiri. Sedangkan Mustafa di Rawat di RS Siwa menderita luka robek pada tangan kanan dan luka kepala sebelah kiri.
Kapolsek Pitumpanua, Kompol Andi Mahdin melalui Panit Reskrim Ipda Reyhard Tangke saat ditemui BKM, Minggu (20/10) menjelaskan peristiwa adu jotos bermula saat kedua pria tua ini memiliki dendam pribadi. Ketika keduanya bertemu, saling tantang dan akhirnya terlibat baku hantam di tengah jalan dengan parang terhunus.
Warga yang kesal atas kejadian tersebut langsung melapor ke Mapolsek Pitumpanua. Personel Polsek Pitumpanua dipim dipimpin Panit Reskrim Ipda Reyhard Tangke turun ke lokasi kejadian.
Ipda Reyhard membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Iya benar perkelahian itu terjadi di Jalan A Jaja (Poros Makassar-Palopo) Kelurahan Siwa Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo. Kasusnya sudah ditangani,” ujar Reyhard.
“Mustafa setelah mendapat perawatan medis di RS Siwa langsung diamankan di Polsek Pitumpanua untuk pemeriksaan lebih lanjut sedangkan Sirajuddin yang awalnya di rawat di Puskesmas Siwa dirujuk ke RS Siwa untuk perawatan lanjut karena luka yang dialami cukup parah,” tabdas Ipda Reyhard. (Lis)
