PAREPARE,BKM–Pasangan calon (Paslon) wali kota dan wakil wali kota Parepare, Erna Rasyid Taufan-Rahmat Sjamsu Alam (Erat Bersalam) semakin siap menorehkan sejarah baru. Menjadikan Erna Rasyid sebagai wali kota perempuan pertama di Kota Parepare.
Dalam momen yang penuh semangat dan solidaritas, emak-emak secara terbuka menyuarakan dukungannya terhadap pasangan nomor urut empat itu.
Kunjungan Erat Bersalam disambut warga dari berbagai kalangan, mulai milenial, bapak-bapak, hingga emak-emak yang merupakan perempuan hebat. Seperti halnya ketika blusukan di Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki, Selasa (22/10).
Kehadiran Erna memberikan harapan baru bagi warga sekitar akan masa depan yang cerah untuk masyarakat.
Erna yang juga Ketua Golkar Parepare menyampaikan dengan tegas komitmen untuk melanjutkan pembangunan yang telah berlangsung selama dua periode masa kepemimpinan suaminya, Taufan Pawe (TP).
Menurutnya, program kerja yang diusung Paslon Erat-Bersalam tak hanya berfokus pada kelanjutan pembangunan, tetapi juga peningkatan kualitas layanan masyarakat dan fasilitas umum di berbagai sektor untuk kesejahteraan.
“Kami telah menyusun 15 program yang mencakup seluruh aspek sosial, pelayanan masyarakat, dan pembangunan infrastruktur. Kami berkomitmen melanjutkan pembangunan ini demi kesejahteraan masyarakat Parepare,” ujar Erna.
Bahkan Erna menekankan bahwa program Erat-Bersalam akan memperbaiki dan meningkatkan fasilitas yang sudah ada agar masyarakat dapat sepenuhnya menikmati hasil pembangunan.
“Kami akan bekerja keras agar seluruh masyarakat Parepare bisa merasakan manfaat langsung dari pembangunan ini,” tambahnya.
Sambutan warga begitu hangat. Isemma, salah seorang warga, menyatakan bahwa dirinya secara terbuka memilih Erat Bersalam, dan tidak akan memilih Paslon lain.
Menurutnya, hanya Paslon yang diusung Golkar, Demokrat, dan Gelora inilah yang pantas melanjutkan pembangunan yang sudah berjalan dengan baik. “Pembangunan sekarang sudah baik dan harus dilanjutkan. Erat-Bersalam pantas melanjutkan pembangunan di Parepare ini,” tegas Isemma.
Sementara itu, Herdi, warga lainnya, menyatakan kebanggaannya atas keberhasilan pembangunan Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) yang telah menjadi markas tim sepak bola PSM Makassar.
Menurutnya, kehadiran stadion ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menggerakkan perekonomian warga sekitar serta menumbuhkan ekonomi baru di sekitar pemukiman warga.
“Ekonomi di wilayah kami tumbuh pesat dengan adanya Stadion GBH. Pendapatan masyarakat meningkat, dan kami bangga PSM Makassar bermarkas di Parepare. Itu hasil kerja keras Pak Taufan Pawe. Saya yakin Erat-Bersalam mampu melanjutkan semua ini. Termasuk memperjuangkan kembali PSM Makassar menjadikan stadion GBH sebagai Home Base,” ungkapnya.
Program yang diusung Erat-Bersalam juga mencakup berbagai aspek penting, seperti bantuan beasiswa bagi mahasiswa, dukungan modal usaha bagi UMKM dan milenial, pemasangan instalasi air bersih gratis, hingga peningkatan insentif bagi tenaga pendukung di masyarakat. (mup/rif/c).
Mundur dari Demokrat, Lalu Dukung Tasming
AMUNISI dukungan untuk Paslon Tasming Hamid-Hermanto (TSM-MO), terus bertambah. Kali ini datang dari politisi senior dan mantan Sekretaris DPC Partai Demokrat Parepare yang juga mantan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Parepare, Edhar Abdullah.
Bergabungnya Edhar ditandai dengan pemakaian jaket TSM-MO yang dilakukan Tasming saat kampanye dialogis di Jalan Petta Unga Tanggul Cempae, Kecamatan Soreang, Parepare, Selasa (22/10).
Usai kampanye, Edhar mengaku, memilih mendukung TSM-MO karena sosok pemimpin masa depan yang dapat membawa kemajuan yang lebih baik bagi Parepare.
“Saya sudah melayangkan surat pengunduran diri ke Partai Demokrat pada hari Kamis, 17 Oktober. Sehingga saat ini saya bebas menentukan arah pilihan politik. Dan pilihan politik saya jatuh ke TSM. Karena saya meyakini TSM adalah pemimpin masa depan yang dapat membawa kemajuan bagi Parepare,” ungkap Edhar.
Bergabungnya Edhar sekaligus reuni dengan beberapa jajaran elite mantan pengurus KONI Parepare. Itu karena di barisan pendukung TSM-MO, ada mantan Ketua Umum KONI Parepare, Dr H Parman Parid, mantan Ketua Binpres KONI H Syafruddin Madani atau Unding Madani, serta mantan Bendahara Umum KONI H Bahktiar Syarifuddin (HBS).
“Alhamdulillah suatu kehormatan dan kebanggaan bisa berada di barisan pendukung TSM-MO, karena di sini bisa bertemu kembali dengan teman-teman seperjuangan, tokoh-tokoh terbaik KONI pada masanya. Ada Pak Parman, Pak Unding Madani, dan Pak H Bakhtiar. Kita bisa bereuni sekaligus berjuang bersama memenangkan TSM-MO,” tegas Edhar.
Teman seperjuangan H Bakhtiar Syarifuddin (HBS) menambahkan, Edhar adalah sosok tokoh masyarakat yang selama ini dikenal sebagai politisi Demokrat, kemudian dia juga aktif berkiprah di berbagai organisasi kemasyarakatan. Seperti KONI, pernah menjabat Ketua Binpres, kemudian Askot PSSI Parepare posisi Sekretaris, dan banyak lagi organisasi lainnya yang pernah digeluti.
Edhar juga tercatat sebagai Ketua Tim Caleg Demokrat, Ahmad Zulfikar Zuhdy di Pileg 2024. Hasilnya, Ahmad Zulfikar terpilih menjadi Anggota DPRD Parepare setelah meraih suara signifikan yakni 2.917 di Dapil Soreang, sekaligus suara tertinggi se-Parepare. “Bergabungnya Edhar Abdullah di paslon TSM MO hari ini, memastikan bertambahnya dukungan dan keterpilihan dari warga Kecamatan Soreang menuju kemenangan mutlak bagi TSM MO,” tandas HBS. (mup/rif/d).
