MAKASSAR, BKM — Universitas Patompo menggelar Wisuda Sarjana dan Magister Periode XXIX Tahun Akademik 2024 di Hotel Claro, Makassar, Rabu, 30 Oktober 2024. Wisuda kali ini begitu istimewa, karena dihadiri langsung Penjabat Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh. Ia bahkan menyampaikan orasi ilmiah.
Rapat terbuka untuk pelaksanaan wisuda dipimpin oleh Rektor Universitas Patompo Prof. Dr. Drs. H. Muh Yunus,M.Pd. dan diikuti anggota senat. Juga Ketua Yayasan Pembangunan Indonesia Makassar (Yaspim) Andy Chairuddin Patompo,S.E., MBA., Ccm.
Hadir Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Sultan Batara Dr. Andi Lukman, istri pendiri Yaspim Andi Azizah Patompo, serta salah seorang pendiri Yaspim Prof. Basri Hasanuddin.
Pj Gubernur Prof Zudan dalam orasi ilmiahnya mengusung tema besar Terus Belajar. Belajar dari PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) hingga kuliah. Ia menggambarkan hidup sebagai sebuah perjalanan terus menerus yang tidak akan berhenti. Karena itulah pentingnya belajar sepanjang masa.
”Bonus demografi harus kita raih. Bukan menjadi musibah demogarfi. Jadi kepada para wisudawan dan wisudawati ada dua pilihan, yaitu menjadi pencari kerja atau pemberi kerja. Yang mana akan Anda pilih,” ujarnya.

Ia pun mengajak semua yang hadir untuk saling mendoakan, sebagaimana program yang dilaksanakannya selama ini, yaitu Sulsel Berdoa. Kegiatan religius yang menjadi tradisi baru ini dilakukan setiap hari Selasa, Rabu, dan Kamis di jajaran Pemprov Sulsel. Selain itu, ada pula program 3S, yaitu Sedekah Seribu Sehari.
”Kepada umat manusia Tuhan telah memberikan masing-masing template. Ini yang terus dikembangkan sambil membangun template yang baru, yaitu saling mendoakan. Selanjutnya saling memberi. Kemiskinan, stunting, pengangguran, dan anak tidak sekolah bisa teratasi dengan konsep memberi dan menebar risalah cinta,” terang Prof Zudan.
Rektor Universitas Patompo Prof. Dr. Muh Yunus menyebut, wisuda kali ini merupakan yang ke-29, dan ketiga kalinya setelah merger menjadi universitas.
Merespons apa yang disampaikan Pj Gubernur, Prof. Muh Yunus mengakui bahwa pihaknya telah memberikan template kepada para alumninya. Ada kecerdasan dan nilai yang tidak tertera di ijazah. ”Kerja keras, pantang menyerah, berintegritas, sabat dan mampu berkolaborasi, itulah template yang kami berikan,” katanya.
Ia melanjutkan bahwa di era sekarang ini yang diharapkan adalah karakter. ”Tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras dan perjuangan. Jangan lupa dan yang utama, doa kedua orangtua,” tandasnya.
Ketua Yapim Andy Chairuddin Patompo menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada orangtua alumni yang telah memercayakan pendidikan anak-anaknya kepada Universitas Patompo hingga menjadi sarjana dan magister.
Ia pun menyampaikan rencana pihak yayasan untuk membangun gedung baru yang terletak di samping kampus Universitas Patompo saat ini. Termasuk persiapan membuka prodi baru di jenjang S2, yaitu Magister Manajemen.
Kepala LLDikti Wilayah IX Sultan Batara Dr. Andi Lukman mengapresiasi tata kelola yang dilakukan Universitas Patompo selama ini. Ia mengingatkan bahwa tidak sedikit perguruan tinggi yang tak bisa lagi beroperasi karena terjadinya masalah internal. ”Untuk itu, bangun kampus dengan cinta, harmoni dan kebersamaan,” imbuhnya.
Andi Lukman juga mendorong para dosen untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat doktoral. Apalagi pemerintah menyiapkan anggaran untuk itu.
Dalam wisuda kali ini diumumkan 12 orang yang terpilih sebagai wisudawan dan wisudawati terbaik, masing-masing tiga dari tingkat fakultas, yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Sains dan Teknologi (FST), serta Fakultas Pascasarjana. (*/rus)
Wisudawan-Wisudawati Terbaik
FKIP
1. Jeni Tikulele (Pendidikan Ekonomi)
2. Nuning Astuti (Pendidikan Biologi)
3. Elisabet Reting (Pendidikan Ekonomi)
FEB
1. Citra (Manajemen)
2. Bernadeta Inda (Manajemen)
3. Reza Apriyanti Putri (Manajemen)
FST
1. Sukardi Razak (Teknik Sipil)
2. Narsisus Janji (Teknik Sipil)
3. Bayu Suriatama (Teknik Sipil)
PPs
1. Zainuddin (Pendidikan Ekonomi)
2. Muh Eri Rahim (Pendidikan Ekonomi)
3. Chairani (Pendidikan Ekonomi)

