MAKASSAR, BKM–Politisi Partai Gerindra selaku calon wali kota Makassar, Andi Seto Gadhista Asapa, menyempatkan diri untuk mengunjungi warga korban kebakaran di RW 5 RT 3, Kelurahan Gaddong, Kecamatan Makassar, Senin (28/10).
Kebakaran yang terjadi pada dini hari ini meluluhlantakkan 33 rumah, menyebabkan puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal.
Salah satu korban, Dedi, menceritakan bahwa peristiwa itu terjadi saat warga tertidur pulas menjelang subuh.
“Tiba-tiba api sudah besar. Diduga kebakaran ini akibat korsleting listrik di rumah sebelah, dan api cepat menjalar ke rumah-rumah lain,”ujar Dedi.
Dalam kunjungannya, Andi Seto turut menyampaikan belasungkawa kepada para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
“Kami sangat berduka atas musibah ini. Semoga semua korban diberikan ketabahan dan kita akan terus mendampingi pemulihan pasca-bencana ini,” ujar Andi Seto dengan penuh empati.
Sebagai bentuk kepedulian, pasangan Rezki Mulfiati ini juga menyalurkan sejumlah bantuan berupa 25 sak beras 5 kg, 25 dus mi instan, 25 rak telur, dan 50 dus air mineral.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para korban yang tengah berada di posko pengungsian.
Dengan memberikan bantuan ini, Andi Seto mengharapkan dukungan dan solidaritas dari seluruh pihak agar pemulihan para korban dapat berlangsung lebih cepat.
Kunjungan ini menunjukkan komitmen Andi Seto Asapa untuk terus berada di sisi masyarakat, bahkan dalam situasi sulit sekalipun.
Masyarakat setempat mengapresiasi kehadiran langsung calon pemimpin mereka yang dengan sigap merespons kejadian ini dan memberikan bantuan nyata di saat yang dibutuhkan.
“Bersama-sama mari kita saling mendukung dan membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah ini,” ajaknya kepada warga setempat. (rif)
Program Sehati Akan Membuat Warga Kota Nyaman
SEBELUMNYA, Calon wali kota Makassar Andi Seto Gadhista Asapa menghadiri kegiatan silaturahmi dan sosialisasi di wilayah Kelurahan Malimongan, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Minggu (27/10) pagi.
Kedatangan Andi Seto mendapat sambutan dari ratusan warga yang telah menunggu untuk berjabat tangan dengannya.
Kedatangan calon wali kota Makassar nomor urut dua ini diinisiasi oleh pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Makassar dengan penyambutan tarian Paddupa yang disertai gemuruh sorak-sorak ‘Sehati, Seto-Rezki Wali Kota ku menang’.
Mantan bupati Sinjai ini ditemani sejumlah anggota DPRD Kota Makassar diantaranya legislator Partai Gerindra Andi Pahlevi, Kasrudi, dan legislator Partai Nasdem yakni H. Irwan Jafar.
Hadir pula beberapa pengurus PSI Sulsel dan Kota Makassar, diantaranya Bro Rudi H Pattilima, Bro Muh. Thalib R (Ramzi), Bro Sony Calvari, Bro Toni Hartana, Bro Doni Gozali, Sist Linda, Sist Vivi serta Sist Marsyelina Princes Ching.
Dihadapan warga dan pengurus PSI, Andi Seto Asapa yang dikenal sebagai politisi Partai Gerindra ini menghaturkan salam serta permohonan maaf atas ketidakhadiran pasangannya dalam hal ini Rezki Mulfiati Lutfi selaku calon wakil wali kota lantaran tengah melakukan hal yang sama di tempat lain.
“Calon wakil wali kota ta’, Rezki Mulfiati Lutfi saat ini berada di tempat lain tengah melakukan kegiatan yang sama, tetapi beliau menghaturkan salam kepada seluruh masyarakat yang ada di tempat ini,”jelas Andi Seto.
Pasangan yang menggunakan jargon ‘SEHATI’ ini jika terpilih menjadi wali kota dan wakil wali kota akan membuat masyarakat dikota daeng semakin nyaman melalui program-programnya. Salah satu program yakni akan memprioritaskan masalah kesehatan sehingga nantinya warga akan mudah mendapatkan pelayanan kesehatan dan cukup dengan menunjukkan KTP.
Sist Marsyelina Princes Ching yang pernah maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Sulawesi selatan dari daerah pemilihan III Sulsel meliputi kabupaten Gowa dan Takalar menyampaikan rasa terimakasihnya atas kedatangan Andi Seto dalam acara sosialisasi. “Kami merasa bangga dan berterimakasih atas kedatangan pak Andi Seto memberikan pencerahan kepada masyarakat. Hal ini atas bimbingan dari Ketua DPW PSI Sulsel Muhammad Surya,”ujar wanita yang sementara menyelesaikan magister hukumnya di UKI Paulus ini. (rif)
