MAKALE, BKM — Tim Penyusun Laporan Penyelenggara Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2024 Pemkab Tator menggelar rapat koordinasi (Rakor) penguatan stakeholder di ruang pimpinan Setda Tana Toraja, Senin (28/10). Rakor dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Safar dihadiri Sekkab Rudhy Andi Lolo, Asisten III, Stafsus Bupati dan stakeholder lainnya.
Pada kesempatan itu Sekkab Rudhy Andi Lolo mengatakan, prestasi kerja bagus dicapai selama ini hendaknya dipertahankan. LPPD tentunya berperan sebagai instrumen akuntabilitas publik yang efektif. Dokumen LPPD gambaran konfrehensif capaian kinerja Pemda berbagai bidang, baik penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.
”Mewujudkan harapan tersebut perlu meningkatkan etos kerja berbagi ilmu sehingga perlu regerasi pekerja yang ulet dan terampil agar kita mampu bersaing,” ujar Sekkab.
Proses ini kiranya bisa menjadi pemantik untuk kegiatan lain sehingga perlu dirubah opini dan mindset. Sebelumnya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Safar menjelaskan, LPPD Tana Toraja tahun 2024 menggunakan istilah kearifan lokal Toraja “Sirande” (Saling Menopang).
Menurut Syafar, LPPD merupakan laporan capaian kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah meningkatan kinerja mendukung tujuan penyelenggaraan otonomi daerah berdasarkan prinsip tata pemerintahan yang baik. Penyusunan LPPD salah satu fase penting dalam siklus mekanisme penyelenggaraan pemerintah daerah sebagai dasar evaluasi penilaian capaian kinerja.
LPPD juga merupakan progress report pemerintah daerah selama satu tahun anggaran. Narasi LPPD memuat satu kesatuan hasil pengukuran kinerja pemerintahan daerah mulai dari capaian kinerja penyelenggaran pemerintah daerah, kinerja makro, capaian kinerja penyelenggaraan urusan pemerintahan, akuntabilitas kinerja pemerintahan, kinerja pelaksana tugas pembuatan serta penerapan standar pelayanan minimal. (gus/C)

