MAKASSAR, BKM — Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, akan melaksanakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto, yakni makan bergizi gratis untuk anak sekolah pada November 2024 ini.
Menurutnya, program prioritas tersebut sejak lama telah disiapkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel.
“Teman-teman di Dinas Pendidikan sudah siapkan. Mudah-mudahan di November-Desember kita coba di 24 kabupaten/kota,” ujar Zudan, Jumat (1/11).
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Iqbal Nadjamuddin menyebut, simulasi atau percobaan makan siang gratis di Sulsel akan dilaksanakan di tiga daerah. Itu akan dijalankan selama tiga bulan dan per porsi makanannya sekitar harga Rp25 ribu. Total anggaran yang disiapkan sebesar Rp1,38 miliar.
Iqbal mengatakan, setelah dikalkulasi dan menghitung anggaran dan diminta menyiapkan proses perencanaan teknis untuk makan siang gratis. Ia menyebut, makan gratis bergizi ini akan digelar di 3 sekolah Sulsel.
Adapun sasaran dari sekolah itu telah ditentukan dari anak-anak yang tidak mampu.
“Kami mencoba menghitung dengan angka per porsi Rp25 ribu, dan sasarannya anak-anak yang tidak mampu. Ada tiga sekolah yang akan menjadi simulasi makan gratis ini, ada SD, SMP dan SMA. Kami memilih daerah-daerah ini, karena yang coba buat ini kami berharap bukan cuma APBD saja yang kita persiapkan, tapi kontribusi teman-teman perusahaan melalui CSR,” lanjutnya.
Iqbal menerangkan, sekolah pertama yang dipilih adalah SDN 30 Bangkala, Kabupaten Jeneponto. Di sana, ada sekitar 102 anak yang akan diberikan makan gratis selama tiga bulan.
“Kita sudah mendata, sekitar 102 anak dan kita akan laksanakan tiga bulan. Dengan asumsi per porsi Rp25 ribu, itu sekitar Rp191 juta anggarannya. Ini khusus di SDN 30 Bangkala, Jeneponto,” terangnya.
Sekolah kedua ada SMP di Pangkep dengan nilai porsi makanan yang sama dan jangka waktu yang sama pula.
“Jumlah anak 239 orang, dengan nilai sama dan berlangsung selama tiga bulan. Total anggarannya Rp448 juta,” ucap Iqbal.
Sementara untuk SMA ada di Luwu Timur, dengan jumlah sasaran anak sekolah sebanyak 396 siswa dengan total estimasi anggaran Rp742 juta.
“Jadi total selama tiga bulan di tiga sekolah itu sebanyak Rp1,38 miliar. Untuk saat ini kita tinggal menunggu arahan untuk pelaksanaannya,” kuncinya.
Jika dihitung secara keseluruhan, jumlah pelajar di Sulsel yang jadi sasaran untuk program makan gratis di tahap awal sebanyak 737 orang. (jun)
