PILKADA kali ini menimbulkan persaingan yang cukup ketat sekaligus kurang sehat. Hal ini dapat saya rasakan sebagai Gen Z dengan melihat fakta yang terjadi belakangan ini di tengah masyarakat.
Masing-masing tim sukses dari setiap pasangan calon melakukan yang namanya kampanye hitam dan indikasi politik uang.
Mereka berusaha untuk menjatuhkan satu sama lain dengan cara menyebarkan berita dan informasi yang dapat memicu perdebatan. Kondisi seperti inilah yang membuat kami sebagai Gen Z yang tidak paham betul tentang politik akan terjerumus dalam permainan opini hitam dari para timses paslon.
Selain kampanye hitam dan money politics, terkadang sering terjadi juga intimidasi-intimidasi terhadap wajib pilih yang menjadikan menyebabkan mengalami tekanan dari intimidasi-intimidasi yang mereka dapatkan.
Padahal, seperti yang kita ketahui bersama bahwa pemilu yang sehat itu harusnya berlandaskan pada keadilan dan kebebasan untuk memilih sesuai dengan hati nurani tanpa ada paksaan dari pihak manapun.
Olehnya itu, kami sebagai Gen Z berharap agar kiranya pemilu ke depan bisa lebih bersih dan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang betul-betul dipilih karena kemampuan mereka, bukan dengan seberapa besar uang yang mereka keluarkan untuk memengaruhi masyarakat. (mg2)
