0PANGKEP, BKM — Rombongan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (FEB Unhas) melakukan kunjungan ke kantor pusat PT Semen Tonasa, Rabu (6/11).
Kunjungan ini bertujuan memberikan wawasan langsung kepada para mahasiswa terkait Renewable Energy, yang saat ini telah diimplementasikan PT Semen Tonasa.
Ketua Jurusan Akuntansi FEB Unhas, Darwis Said, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan jajaran manajemen PT Semen Tonasa.
”Kami mengucapkan terima kasih karena telah menerima mahasiswa kami untuk belajar langsung dari para ahli di industri ini,” kata Darwis.
Sebelumnya, para mahasiswa telah mempelajari teori mengenai keberlanjutan. Kunjungan ini menjadi kesempatan sangat berharga untuk memperdalam pemahaman mereka. Khususnya dalam hal akuntansi keberlanjutan yang diterapkan di perusahaan ini.
Direktur Utama PT Semen Tonasa, Asruddin, dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya penerapan energi terbarukan di industri semen.
”Kami sangat mengapresiasi kedatangan mahasiswa Universitas Hasanuddin. Topik Renewable Energy sangat relevan dengan komitmen kami untuk mendukung keberlanjutan. Terutama dalam mengurangi emisi karbon yang dihasilkan industri semen,” kata Asruddin.
Asruddin juga menjelaskan, PT Semen Tonasa telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pangkep dalam upaya pengelolaan sampah untuk digunakan sebagai bahan bakar alternatif dalam proses produksi semen.
”Pabrik pengelolaan sampah yang didirikan pemerintah setempat menghasilkan bahan bakar yang kami manfaatkan sebagai pengganti batu bara, sebagai bagian dari upaya kami untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan,” tambahnya.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi sharing session yang menghadirkan para ahli dari PT Semen Tonasa. Termasuk General Manager Communication and LGRC, Muh Akhdharisa, General Manager Keuangan, Fitriasari Sattar, Senior Manager Production Planning, Evaluation and Environment, Jasmiati dan Senior Manager TJSL, Andita Sely Bestoro.
Dalam sesi tersebut, narasumber berbagi pengetahuan tentang penerapan renewable energy di industri semen. Juga, bagaimana perusahaan mengelola tanggung jawab sosial dan lingkungan melalui pendekatan yang berbasis keberlanjutan.
Fayyad, salah seorang mahasiswa peserta dari jurusan Akuntansi Keberlanjutan, menyampaikan kesan luar biasa dari kegiatan ini. ”Kami telah diberikan banyak sekali insight, utamanya terkait dengan prinsip-prinsip keberlanjutan yang diterapkan perusahaan, serta penerapan energi terbarukan yang dilakukan oleh PT Semen Tonasa. Kunjungan ini membuka wawasan kami tentang bagaimana perusahaan besar dapat menerapkan konsep-konsep keberlanjutan yang ramah lingkungan dalam operasionalnya,” jelasnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengalaman berharga bagi mahasiswa Universitas Hasanuddin. Terutama dalam memahami bagaimana konsep-konsep teori yang mereka pelajari bisa diaplikasikan dalam praktik industri, serta bagaimana akuntansi keberlanjutan dapat mendukung pengelolaan perusahaan yang ramah lingkungan. (mir)
