PAREPARE, BKM–Debat publik kedua yang digelar Komisi Pemilihahn Umum (KPU) untuk pasangan calon (Paslon) wali kota dan wakil wali kota Parepare nomor empat, Erna Rasyid Taufan-Rahmat Sjamsu Alam (Erat Bersalam) mengusung strategi berbasis edukasi dan pendekatan agama untuk menekan angka penyebaran HIV/AIDS di Kota Parepare.
Mereka menekankan bahwa layanan kesehatan perlu dilengkapi dengan penyuluhan agama agar masyarakat, terutama generasi muda, lebih memahami risiko dan pencegahan penyakit ini.
Hal ini disampaikan pasangan Erat Bersalam saat menjawab pertanyaan panelis soal subtema soal Kesehatan dalam debat kedua Pilwali Parepare yang diselenggarakan di Gedung Islamic Centre, Jumat (8/11) malam.
Erna Rasyid menjawab pertanyaan panelis dengan berbobot. Pengalamannya sebagai Ketua Tim Penggerak PKK, dengan gamblang dan sangat jelas memaparkan konsep edukasi dan pendekatan agama dalam meminimalisir kasus HIV/Aids di Parepare.
Selain itu, Erat juga menyebut bahwa intervensi pelayanan kesehatan optimal dan prima masih perlu ditingkatkan untuk mendukung kesehatan masyarakat. “Kata kunci untuk kesehatan bagi masyarakat Parepare, tentunya pelayanan optimal dan prima yang terus ditingkatkan,” katanya.
Sementara itu, Rahmat Sjamsu Alam menambahkan, bahwa beberapa melakukan identifikasi, penyuluhan dan pendekatan agama sangat penting bagi masyarakat dalam mencegah HIV/Aids. “Pemerintah daerah akan terus mengoptimalkan melakukan penyuluhan, pendekatan dan edukasi untuk bergandengan dalam mencegah dan meminimalisir peningkatan kasus HIV/Aids,” tandasnya.
Paslon nomor urut tiga Tasming Hamid-Hermanto, (TSM-MO) berkomitmen menghadirkan rasa aman dan nyaman. Tak hanya bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas social, juga bagi iklim investasi.
Salah satunya konsep modern dan kearifan lokal dengan pemasangan CCTV, serta mengaktifkan pos kamling.
Hal ini, disampaikan Tasming saat menjawab pertanyaan panelis. Langkah ini diambil untuk menciptakan Parepare yang aman, berkelanjutan, dan menarik bagi investor.
Tasmimg menegaskan pentingnya keamanan bagi masyarakat Parepare. “Keamanan itu penting untuk memastikan masyarakat Parepare merasa aman. ejahatan bisa terjadi kapan saja, dan ini membutuhkan penanganan serius,”ujarnya.
Adapun Paslon nomor urut satu Andi Nurhaldin Nurdin Halid-Taqyuddin Djabbar (ANH-TQ) juga tampil apik dan memukau. Pemaparan visi, misi dan program kerja, betul-betul berpihak kepada masyarakat Parepare.
ANH menyampaikan siap mewujudkan ‘Parepare Hebat’. “Satu tujuan kita dengan niat baik kami rangkum dalam visi misi mewujudkan kota maju, terintegrasi, inovatif, berdaya saing dengan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berkelanjutan. Lalu visi misi ini, kami susun dalam 15 program ‘Parepare Hebat’,” katanya.
Konsep pembangunan ANH-TQ untuk mewujudkan Parepare sebagai kota yang maju dan adaptif di era digital 4.0 sebagai eksistensi dan landasan kuat untuk kesejahteraan masyarakat. (mup/rif/c)
