GOWA, BKM — Sebuah pohon kapuk tetiba tumbang melintang jalan di poros Desa Tanakaraeng, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Selasa (12/11) pukul 13.20 Wita. Pohon yang tumbang akibat diterjang angin kencang itu menimpa satu sepeda motor yang dikendarai dua ibu rumah tangga, yakni Anti Dg Mina (17) pengemudi motor, dan seorang yang diboncengnya bernama Dg Ruki (20).
Kedua warga Dusun Tanakaraeng, Desa Tanakaraeng ini mengalami nahas di saat angin kencang terjadi tepat di poros jalan yang menghubungkan Desa Tanakaraeng, Kabupaten Gowa dengan Kabupaten Takalar.
Kapolsek Manuju, wilayah hukum Polres Gowa Ipda Ibnu Mas’ud yang dikonfirmasi, Selasa siang membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kata dia, pohon tumbang setelah terjadi angin kencang dan menimpa sepeda motor yang dikendarai dua ibu-ibu.
“Dari dua orang yang berada di atas sepeda motor saat kejadian, yang mengemudikan bernama Anti Dg Mina meninggal dunia di tempat. Sedangkan yang diboncengnya bernama Dg Ruki selamat setelah terpental saat motor terjatuh,” jelas Ipda Ibnu Mas’ud.
Ia lalu menjelaskan kronologi kejadian. Bermula ketika Anti Dg Mina berboncengan dengan Dg Ruki melajukan motornya dari arah barat (Kabupaten Takalar) menuju arah timur (Desa Tanakaraeng, Kecamatan Manuju). Saat di TKP, tetiba terjadi angin kencang yang mengakibatkan satu pohon kapuk tumbang dan menimpa sepeda motor yang mereka dikendarai.
Korban Anti Dg Mina meninggal dunia setelah bagian kepalanya tertimpa batang kapuk. Sedangkan korban Dg Ruki jatuh terpental.
Usai dievakuasi dari batang pohon yang dilakukan aparat Polsek bersama warga sekitar, mayat Anti Dg Mina langsung diserahkan kepada keluarganya. Sementara korban Dg Ruki dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis terhadap luka yang dialaminya. (sar)
