MAKASSAR, BKM–Pasangan calon (Paslon) wali kota dan wakil wali kota Makassar Indira Yusuf Ismail-Ilham Ari Fauzi (INIMI) belum memberikan tanggapan atas hasil hitung cepat yang dilakukan lembaga survei Parameter Publik Indonesia (PPI) dan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang hampir pasti dimenangkan oleh Paslon Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (MULIA).
Sebelumnua Paslon INIMI dan Aliyah Mustika menghadiri acara doa lintas agama bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Kehadiran Indira dan Ilham dalam acara doa bersama ini menunjukkan komitmennya untuk menciptakan Kota Makassar yang inklusif, harmonis, dan berlandaskan semangat kebersamaan.
Doa bersama turut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Forkopimda Sulsel, Bawaslu, KPU, serta unsur lintas agama.
Tak ketinggalan, para calon gubernur, calon wali kota dan wakil wali kota, serta calon bupati dan wakil bupati untuk bersama-sama memanjatkan doa agar Pilkada 2024 di Sulsel dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
Ketua Bawaslu Sulsel, Mardiana Rusli, menyatakan bahwa kegiatan doa lintas agama ini merupakan bagian dari upaya cooling system agar Pilkada 2024 Sulsel berjalan aman dan lancar.
“Hari ini kita tudang sipulung, duduk bersama, untuk memastikan Pilkada 2024 Sulsel berjalan aman, damai, dan tanpa kekerasan, meski Sulsel dicatat masuk dalam empat besar daerah dengan tingkat kerawanan tinggi,”ujarnya.
Mardiana juga mengingatkan kepada para Paslon untuk tetap menjaga komitmen bersama dalam menciptakan Pilkada yang jujur, dan adil. rif)
