MAKASSAR, BKM — Pemungutan suara untuk pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak telah dilaksanakan, Rabu (27/11). Hasil hitung cepat (quick count) menempatkan pasangan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rudi dengan akronim Andalan Hati untul dalam raihan suara. Ia mengungguli pasangan Mohamad Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad (DIA).
Pada Rabu malam, pasangan Andalan Hati tampil di depan wartawan. Mengenakan baju lengan panjang warna putih keduanya bergantian memberikan pernyataan.
”Dari hasil real count yang kami lakukan dan quick count lembaga survei menempatkan kami dengan raihan suara yang jauh dari pasangan DIA. Meski begitu, kami tetap berharap kepada semua tim dan relawan untuk tetap mengikuti proses-proses yang ada dan mengawal suara serta tahapan yang ada dari KPU dan real count KPU. Namun, pada prinsipnya bagi kami ini adalah tanda-tanda kecenderungan sebagai amanah yang besar dan harapan dari masyarakat Sulsel,” kata Andi Sudirman di Hotel Claro, Makassar.
Ia juga meminta kepada tim serta relawan untuk tetap bersabar. Tak lupa, ASS mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada semua tim pemenangan dan partai pendukung yang selama ini turun ke lapangan bersama-sama secara sukarela.
”Terkhusus kepada anggota DPRD, fraksi-fraksi. Ini kerja-kerja dan perjuangan bersama. Hasil ini membuktikan semuanya memiliki pengaruh yang cukup besar kepada masyarakat luas. Tak lupa kepada istri saya, dan juga suami Ibu Fatma yang selalu mendampingi selama ini,” tandas Andi Sudirman.
Senada dengan ASS, Fatmawati Rusdi menyatakan bahwa dari dua lembaga survei yang melakukan hitung cepat di pilgub Sulsel, yakni Indikator dan LSI menempatkan pasangan Andalan Hati dengan raihan di angka 63 persen dan 64 persen. Begitu pula dengan real count yang dilakukan oleh tim Andalan Hati.
”Semua ini tidak terlepas dari soliditas 10 partai pengusung yang senantiasa membersamai perjuangan untuk menyentuh hati masyarakat. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Sulsel atas dukungannya kepada pasangan Andalan Hati,” ujar Fatma.
Mantan wakil wali kota Makassar ini juga mengingatkan kepada pendukung dan relawan untuk tetap menunggu serta menghargai haril dari KPU. ”Mari sama-sama menjaga kondusivitas daerah kita tercinta. Jangan ada euforia berlebihan sampai ada penetapan resmi dari KPU,” tandas Fatma.
Juru bicara Andalan Hati, Muhammad Ramli Rahim (MRR) mengaku sangat bersyukur. Quick count menunjukkan bahwa kemenangan Andalan Hati sudah di depan mata.
MRR tak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim dan masyarakat yang terus mendukung Andalan Hati. Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika selama kontestasi terdapat kekeliruan yang mengakibatkan kesalahanpahaman.
“Ini (hasil quick qount) adalah hasil yang tidak pernah berbeda jauh dengan real count KPU. Kami sangat mensyukuri ini, karena hampir pasti kemenangan sudah ada di tangan Andalan Hati,” ujar MRR.
Selain data quick count yang dirilis Indikator, MRR membeberkan, bahwa internal Tim Andalan Hati juga memegang data hasil perhitungan suara berdasarkan data C1 pada setiap TPS yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Sulsel.
Hingga pukul 19.07 Wita tadi malam, Indikator mencatat dari 93 persen suara masuk, paslon DIA mendapatkan 23,65 persen dan Andalan Hati 76,35 persen.
Meski dari quick count kemenangan Andalan Hati sudah di depan mata, MRR menegaskan, pihaknya tetap akan menantikan hasil real count dari KPU.
Optimis Menang
Fatmawati Rusdi menyatakan optimisnya paslon Andalan Hati akan memenangkan pilgub. Pernyataan itu disampaikannya usai menyalurkan hak pilihnya bersama dua anaknya di TPS 007 Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini.
Lokasi TPS tidak jauh dari kediaman pribadinya di Jalan Faisal Raya II. Dengan setelan busana biru dan hitam, Fatma memilih berjalan kaki menuju TPS bersama dua anaknya, yakni Muammar Feri Rae Gandi dan Adinda Qanita Rusdi.
Di perjalanan, pasangan Andi Sudirman Sulaiman itu bertegur sapa dan berinteraksi dengan warga sekitar. Bahkan ada yang setia menemani sampai ke TPS. Beberapa warga pun menyempatkan swafoto.
Saat tiba di TPS, Fatma lalu mendaftar ke petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 007. Sebelum memasuki TPS, perempuan kelahiran Parepare, 9 Mei 1980 itu terus melebarkan senyum.
Usai mencoblos dan memasukkan surat suara ke kotak suara, di jari Fatma lalu diteteskan tinta, tanda telah mencoblos. “Kita tunggu quick count dan real count tentunya. Tentu kita menghargai proses. Insyaallah Andalan Hati menang,” ungkap Fatma.
Fatma meminta para pendukung, relawan, dan simpatisan untuk tetap mengawal perhitungan suara, meskipun prediksi kemenangan di atas angin.
Setelah menggunakan hak pilihnya, Fatma bersama pengurus partai pengusung dan pendukung berkonsolidasi di Gedung Nasdem Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar.
Di sana, mereka akan menanti bersama hasil perhitungan quick count. “Jadi saya harap seluruh pendukung, relawan, dan simpatisan kita solidaritas. Harapannya semua berjalan lancar dan aman,” papar Fatma.
Ide Terbaik untuk Sulsel
Calon gubernur Mohammad Ramdhan Pomanto mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim dan relawan yang telah bekerja keras selama kontestasi pilkada berlangsung. Dia menegaskan, apapun hasilnya, pihaknya masih menunggu hasil real count. Menurutnya, siapapun nanti yang ditetapkan sebagai pemenang, itu sudah takdir Allah.
“Kita menang atau tidak menang, tidak masalah. Bagi kami, sudah menyampaikan ide-ide baik untuk Sulsel,” ujarnya.
Sementara itu, juru bicara pasangan DIA Asri Tadda mengatakan, pemungutan suara telah selesai. Saat ini proses penghitungan dan rekapitulasi suara di tiap TPS tengah berlangsung.
Secara internal, tim DIA melakukan real count berbasis TPS se-Sulawesi Selatan di Posko Induk Amirullah.
“Perlu kita sadari, bahwa framing media melalui survei dan quick count adalah hal yang lazim dalam dunia politik saat ini. Kita sudah melewati beberapa kali pilkada dan pemilu yang menghadirkan hal yang sama,” kata Asri.
Karena itu, lanjut dia, ada beberapa pesan yang disampaikan pasangan Danny Pomanto-Azhar Arsyad. Tetap optimis bahwa DIA adalah yang terbaik untuk memenangkan dan menyelamatkan masa depan Sulsel. Jangan terpengaruh oleh hasil quick count yang tujuannya memang untuk memengaruhi opini publik, menurunkan semangat dan konsentrasi tim lawan.
Tetap setia dan konsisten menjaga suara DIA di TPS masing-masing sampai selesai rekap di tingkat kecamatan dan kabupaten dengan memperbanyak dokumentasi dan bukti-bukti valid lainnya agar data yang masuk ke real count DIA bisa segera komplit.
”Hasil akhir pilgub secara resmi akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel. Sampai itu terjadi, belum ada pemenang pilgub Sulsel. Kita masih akan terus bekerja untuk memastikan proses berjalan sesuai dengan aturan yang ada dan mengawal dengan baik suara DIA,” tandasnya.
Unggul di TPS
Pasangan nomor urut satu calon gubernur dan calon wakil gubernur Sulsel Moh Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad unggul telak di TPS 001 Kelurahan Maricayya Selatan, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar. Berdasarkan pemantauan hasil perhitungan suara oleh petugas KPPS di TPS 001, pasangan Danny-Azhar meraih 295 suara. Sedangkan pasangan nomor urut dua Andi Sudirman Sulaiman Fatmawati Rusdi hanya meraih 54 suara
Jumah DPT di TPS 001 Kelurahan Maricayya Selatan, Kecamatan Mamajang sebanyak 548. Sedangkan jumah pemilih 372. Suara sah 349 suara, suara tidak sah 23.
Calon Gubernur Sulsel Danny Pomanto yang diwawancara usai menyalurkan hak pilihnya mengatakan tidak menargetkan persentase keunggulan untuk di pilgub Sulsel. “Saya tidak ada target apa-apa yang penting menang,” tegas Danny Pomanto.
Danny Pomanto menyalurkan hak pilihnya ditemani istri Indira Yusuf Ismail, ketiga putrinya Aura Aulia Imandara, Amirra Aulia Noorimari, Arrayya Aulia Izzanaira, dan juga menantunya Udin Saputra Malik.
Sambil menggendong cucu semata wayangnya anak dari pasangan Aura Aulia Imandara dan Udin Saputra Malik, Danny Pomanto berjalan kurang lebih 100 meter dari kediamannya di Jalan Amirullah ke TPS 001.
Di sela-sela menunggu antreannya dipanggil, Danny Pomanto bersilaturahmi dengan warga sekitar. Tempat dirinya lahir, tumbuh dan besar di Kompleks Pertanian. Lokasi TPS Danny Pomanto dan Indira hanya berjarak sekitar 100 meter dari kediamannya di Jalan Amirullah.
Cawagub Danny, Azhar Arsyad mencoblos di TPS 027, Kompleks Griya Prima Tonasa, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya. Didampingi istri H Eni Rahmi, Azhar berjalan menuju TPS yang berada tak jauh dari kediamannya mengenakan pakaian kemeja berwarna oranye, yang identik dengan simbol paslon nomor urut satu.
Sebelum menuju TPS 027, Azhar terlebih dahulu berdoa. Setelah melakukan pencoblosan, Azhar menyampaikan rasa syukurnya karena sudah menyalurkan hak pilihnya di Makassar.
“Alhamdulillah, kami sudah menggunakan hak pilih di TPS, sebagai penduduk yang berdomisili di Kota Makassar, Provinsi Sulsel,” ucap Azhar.
Azhar berharap agar masyakarat tetap menunaikan haknya untuk memilih dengan bebas tanpa ada intimidasi, dan mengajak sama-sama mengawal hingga perhitungan suara. Berharap masyarakat menggunakan hak pilih tanpa intimidasi dan selesai sampai perhitungan tanpa kecurangan,” pesannya.
Di TPS 027 Kompleks Griya Prima Tonasa Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, tempat Azhar mencoblos, pasangan DIA meraih 179 dan Andalan Hati 116. (jun-rhm-rif-tim pkl)
