MAROS, BKM–Kontestasi pemilihan bupati (Pilbup) Maros telah selesai, saat ini rekapitulasi penghitungan suara masih dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Berdasarkan data real count atau hitung cepat yang masuk sudah memberi gambaran terkait pemenang Pilbup, termasuk jumlah suara sah secara keselurunan.
Data yang dihimpun total suara sah sebanyak 190.380, dan suara tidak sah sebanyak 3.835.
Dari total suara sah, pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati nomor urut dua, Chaidir Syam-Muetazim Mansyur (CS TA) mendapatkan 121.954 suara atau 64,04 persen, sementara kolom kosong atau kotak kosong (Koko) 68.426 suara atau 35,94 persen.
“Total suara sah yang masuk itu sekitar 190.380 ribu dari total DPT kita sekitar 278 ribu. Jadi memang tingkat partisipasi pemilih kita yang kurang di Pilkada ini,”ujar juru bicara (jubir) CS TA, Chaerul Syahab.
Data itu kata Chaerul diambil dari laporan formulir C1 dari seluruh saksi di TPS yang totalnya sebanyak 604 orang. Sehingga, akurasi rekapan hasil suara internal itu sudah dapat dikatakan 100 persen valid.
Pada Pilbup 2020 lalu, tiga Paslon bertarung masing-masing nomor urut satu Tajerimin – Havid S Pasha, Paslon nomor urut dua Chaidir Syam-Suhartina Bohari dan Paslon nomor urut tiga Andi Harmil Mattotorang – Andi Ilham Nadjamuddin.
Jumlah suara sah pada Pilbup 2020 lalu sebanyak 195.590, sementara 2024 ini sebanyak 190.380. Perbaningannya dapat dikatakan tidak terlalu signifikan, hanya selisih 5.120 suara.
Terpisah, Polres Maros melakukan pengamanan ketat terhadap distribusi logistik Pilkada 2024 dari PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Maros.
Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kelancaran proses pengiriman surat suara serta perlengkapan lainnya dari PPK ke KPU.
“Hingga saat ini sudah ada 9 dari 14 PPK yang mendistribusikan logistiknya ke KPU, yang terakhir PPK Bantimurung,” ujar Kasubsi Penmas Sihumas Polres Maros, Ipda A. Marwan P. Afriady, Minggu (1/12).
Kesembilan PPK tersebut adalah PPK Turikale, PPK Bantimurung, PPK Mallawa, PPK Simbang, PPK Lau, PPK Tanralili, PPK Cenrana, PPK Camba dan PPK Tompobulu.
“Sedangkan lima (PPK) lainnya masih berada di PPK masing-masing yakni PPK Moncongloe, PPK Mandai, PPK Bontoa dan PPK Maros Baru dan PPK Marusu,” lanjutnya.
Marwan mengatakan, pihaknya telah menyiapkan personel untuk mengawal setiap tahapan distribusi logistik Pilkada.
“Pengamanan ini dilakukan untuk menghindari segala potensi gangguan dan memastikan tidak ada kejadian yang dapat merusak integritas pelaksanaan Pilkada,” ungkapnya. (ari/rif/c)
