PEMILIHAN kepala daerah (pilkada) serentak 2024 usai dilaksanakan 27 November. Prosesnya berjalan dengan penuh dinamika.
Konflik pilkada tahun ini bisa dikatakan kecil. Kendati demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa pada saat malam dan sesudah pencoblosan berlangsung muncul riak-tiak di tengah masyarakat.
Sejatinya, pada setiap pertarungan tentu ada yang kalah dan menang. Kini, masyarakat dan pasangan calon terpilih diminta untuk bersabar menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Proses penghitungan suara sedang berlangsung dan dilakukan dengan teliti guna memastikan keakuratan data perekapan hasil pemungutan suara.
Paslon yang berkontestasi dan masyarakat berharap pilkada berjalan dengan transparan dan adil. KPU diharapkan dapat mengumumkan hasilnya sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dengan seadil-adilnya dan sejujur-jujurnya.
Sementara bagi paslon yang belum terpilih diharapkan legowo atau lapang dada untuk bisa menerima hasil dari pilkada 2024.
Tentu ini bukanlah akhir dari pertarungan, melainkan awal untuk bisa dijadikan pembelajaran agar ke depannya mampu mengoreksi apa saja yang menjadi kekurangan di pilkada kali ini dan bisa diterapkan di pesta demokrasi selanjutnya.
Bagi seluruh masyarakat Indonesia, ayo saatnya kembali berjabat tangan, bahu membahu untuk membangun negeri agar target Indonesia Emas di tahun 2045 bisa tercapai.
Lupakan persoalan pilkada kemarin. Mari fokus bersama-sama menjaga persatuan dan saling menjalin silaturahmi pascapilkada. Demi kemajuan daerah dan bangsa, mari kita semua berperan aktif dalam menciptakan kedamaian dan kebersamaan. (jar)
