MAROS, BKM — Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Maros menargetkan masuk lima besar pada pekan olahraga Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2026 di Kabupaten Wajo. Hal ini dikatakan Sekretaris Umum KONI Maros, Chaerul Syahab pada rapat kerja kabupaten di Grand Town Hotel Maros, Jalan Poros Maros-Makassar, Sabtu (7/12).
Menurut Chaerul target lima besar yang akan dicapai KONI Maros sangat mudah jika kita semua pengurus KONI, ketua Cabor, pelatih, atlet dan semua stakeholder olahraga ikut bersama-sama bekerja keras secara terukur dalam mengukir prestasi olahraga untuk Kabupaten Maros.
”Kalau kita bersama-sama bekerja keras, saya yakin target lima besar sangat besar peluan kita raih,” ujar Chaerul.
Untuk menghadapi hal itu, sambung Chaerul, dibutuhkan konsep terukur yang bisa menjadi patron program KONI dengan melibatkan stakeholder keolahragaan yang ada di Kabupaten Maros. Koloborasi dan aksi menuju lima besar Porprov 2026 di Kabupaten Wajo adalah upaya mempermuda meraih target lima besar KONI Maros.
”Kita memiliki banyak pengurus yang hebat hebat yang menjadi tantangan mereka untuk membuktikan pencapaian target lima besar koni Kabupaten Maros,” sebut Chairil.
Sementara itu, Ketua KONI Maros, Marjan Massere, mengatakan, target lima besar KONI Maros dengan target 30 medali emas sangat dimungkinkan bisa dicapai. Belajar dari dua Porprov sebelumnya, Porprov tahun 2018 di Kabupaten Pinrang KONI Maros menempati pringkat keenam. Sementara di Porprov tahun 2022 di Kabupaten Sinjai dan Bulukumba, KONI Maros menempati prinkat ke sembilan.
”Dua Porprov yang sudah diikuti KONI Maros menjadi pelajaran besar untuk membangun strategi yang lebih bagus untuk mencapai target lima besar di Porprov 2026 di Kabupaten Wajo,” ujar Marjan Massere.
Disebutkan Marjan, komposisi perolehan medali Porprov Pinrang serta Sinjai dan Bulukumba, dari cabor sudah dapat menarik kesimpulan untuk menentukan pencapaian target sekurang-kurangnya lima besar. Dan bisa saja KONI Maros masuk tiga besar.
Olehnya itu, KONI Maros telah membangun strategi kolaborasi eksternal dengan melakukan MoU DAN Arhanud, Danbrigif untuk pembinaan atlet dipusatkan di Kostrad dan kesediaan atlet yang berasal dari Arhanud dan Brigif menjadi bagian dari kontingen KONI Maros pada Porprov tahun 2026 di Kabupaten Wajo.
”KONI dengan Arhanud dan Brigif sudah melakulan kerja sama MoU untuk pembinaan atlet olahraga yang ada di dua kesatuan TNI tersebut,” kata Marjan Massere.
Dengan adanya MoU tersebutm tentunya diharapkan bersama Dan Arhanud dan Dan Brigif akan memfasilitaa cabang olahraga yang akan mengikuti pra Porprov dengan peralatan standard guna meningkatkan kepercayaan diri atlet dan kesempurnaan latihan para atlit. Kemudian, juga memfasilitasi atlet melakukan latih tanding try dan try out dan sebagainya.
”Kami berupaya bahwa prestasi olahraga yang akan dicapai tidak hanya prestasi tingkat regional. Tapi juga nasional dan internasional,” tutup Marjan Massere. (ari/c)
