Site icon Berita Kota Makassar

Hadapi Banjir BPBD Makassar Minta Warga Evakuasi Mandiri

MAKASSAR, BKM–Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, Irwan Slamet mengingatkan, memasuki periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, adanya potensi peningkatan curah hujan di sebagian wilayah Sulawesi Selatan.
Prakiraan tanggal 18 hingga 22 Desember 2024, hujan dengan Intensitas Lebat hingga Sangat Lebat (akumulasi hujan selama 24 jam) berpotensi terjadi di wilayah kab/kota diantaranya Parepare, Barru, Pangkajene dan Kepulauan, Maros, Makassar, Gowa, dan Takalar.

Untuk itu, Kepala Pelaksanan (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, meminta seluruh warga Makassar senantiasa waspada terhadap cuaca buruk yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Terutama yang bermukim di lokasi-lokasi rawan banjir.
Tercatat ada enam kecamatan di Makassar yang kerap menjadi langganan banjir, diantaranya Kecamatan Biringkanaya, Tamalanrea, Manggala, Panakkukang, Makassar, dan Wajo.
Achmad Hendra mengatakan, pantauan Kamis (19/12) siang, sejumlah wilayah yang sebelumnya terendam banjir akibat hujan deras yang terjadi Minggu (15/12) berangsur surut.
Pengungsi yang tersebar di sejumlah lokasi pengungsi juga berangsur pulang ke rumah masing-masing.

Saat ini, tersisa dua lokasi pengungsian di Kelurahan Manggala Kecamatan Manggala. Diantaranya di Masjid Jabal Nur Jalan Kecaping Raya, dengan jumlah pengungsi sebanyak 70 jiwa (21 KK) dan Masjid Makkah Al Mukarramah Jalan Suling yang ditempati 20 jiwa (5 KK).

Sementara itu berdasarkan pantauan tim carester BPBD di Kompleks Bung Permai Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea kemarin, tepatnya di Dermaga Bung, menunjukkan air di Sungai Tello kembali mengalami kenaikan 30 cm.
“Tim Assesment menyampaikan ke masyarakat sekitar untuk melakukan evakuasi mandiri apabila curah hujan tinggi dan durasi yang lama. Terdapat genangan air di beberapa ruas jalan seputaran kompleks,” kata Achmad Hendra.
Sementara pantauan di Perumahan Kodam 3 Kelurahan Katimbang Kecamatan Biringkanaya, aliran air sungai Biringje’ne nampak meningkat.
Beberapa warga sudah membawa barang dan evakuasi mandiri ke rumah kerabat.
Di Jalan Kotipa XIV & XV genangan air setinggi 20 hingga 30 cm. (rhm)

Exit mobile version