Site icon Berita Kota Makassar

Usai Pilkada, Fraksi Demokrat Geser Anggotanya

MAKASSAR, BKM–Usai kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) Sulsel, pemilihan wali kota (Pilwali) dan pemilihan bupati (Pilbup) Partai Demokrat kembali berbenah.
Kali ini Dewan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulsel melalui fraksinya di DPRD Sulsel melakukan perubahan anggota pada alat kelengkapan dewan (AKD) untuk periode 2024-2029.
Perubahan AKD Fraksi Demokrat diumumkan Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi dalam rapat paripurna di gedung DPRD Sulsel, Jumat (27/12).

Andi Rachmatika Dewi mengatakan, perubahan komposisi AKD dari Fraksi Demokrat tertuang dalam surat pimpinan Partai Demokrat per tanggal 9 Desember 2024.
“Terkait penugasan anggota Fraksi Demokrat pada AKD sebagai berikut. Yang pertama badan anggaran, Fadriaty AS, Fatma Wahyuddin dan Heriwawan,”ujar Cicu sapaan Andi Rachmatika Dewi.

Sebelum pengumuman ini, Fraksi Demokrat memang telah menugaskan ketiga nama tersebut sebagai anggota badan angaran (Banggar) DPRD Sulsel dan telah disahkan pada awal November 2024.
Yang berubah adalah pergantian anggota Fraksi Demokrat pada Badan Kehormatan (BK) dan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sulsel
Anarchie Arus Bakti yang sebelumnya menjabat anggota BK DPRD Sulsel, digantikan oleh Fatma Wahyuddin. Praktis, eks legislator Dapil Makassar itu kini menduduki dua kursi pada badan-badan DPRD Sulsel.

Fraksi Demokrat menggeser Anarchie Arus Bakti ke Bamus untuk mengganti posisi Fatma Wahyuddin.
“Untuk badan musyawarah ada Muhtaddin, Anarchie Arus Bakti. Badan pembentukan peraturan daerah bapak Syahrir dan Yuniana Mulyana dan badan kehormatan Fatma Wahyuddin,” tandas Cicu.
Fraksi Demokrat belum mengumumkan pergantian tugas anggotanya pada AKD. Sebelum ini, partai berlambang bintang mercy juga mengganti Fadriaty sebagai ketua fraksi dengan Fatma Wahyuddin. (rif)

Exit mobile version