MAKASSAR, BKM–Pasangan calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur Sulsel terpilih Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi (Adalan Hati) hingga kini belum membentuk tim untuk mengawal langkah awal pemerintahan.
Meskipun, Paslon nomor urut satu Moh Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad (DIA) mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Namun, tim paslon Andalan Hati kini fokus mengawal pemerintahan kedepan.
Juru bicara Andalan Hati, Muhammad Ramli Rahim (MRR) mengatakan bahwa pasangan nomor urut dua hingga kini belum membentuk tim untuk mengawal langkah awal Pemerintahan.
Namun, dipastikan sesudah memsuki awal tahun baru 2025. Paslon Andalan Hati memikirkan solusi lain sebagai langkah untuk berjalan pemerintahan di Sulsel kedepan.
“Tampaknya tidak diperlukan (tim atau kelompok kerja), sejauh ini tim transisi belum dibentuk,” jelas MRR.
MRR beralasan karena Andi Sudirman punya pengalaman dalam mengelolah pemerintahan. Apala menjadi prioritas kedepan dalam masa 100 hari kerja.
“Sebanyak 45 program yang dihadirkan Paslon Andalan Hati, seluruhnya terumus dalam delapan visi-misi yang berisi dari berbagai sektor,” katanya.
Menurutnya, Sulsel Maju dan Berkarakter dalam artian melanjutkan pembangunan yang telah diletakkan fondasi yang kuat oleh Andi Sudirman pada periode sebelumnya. “Sebagian besar program yang dirumuskan untuk melanjutkan dari program yang telah dilakukan semasa Andi Sudirman saat menjabat Gubernur Sulsel periode 2021-2023 lalu,”pungkas MRR. (rif)

