MAKASSAR, BKM– Kebakaran yang melanda Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar pada Sabtu dini hari terus menuai perhatian berbagai pihak.Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar minta penyelidikan secara transparan.
Hal ini disampaikan, Wakil Ketua DPRD, Anwar Faruq mengungkapkan keprihatinannya dan mendesak pemerintah kota serta aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas penyebab kebakaran.
“Kejadian ini sangat memprihatinkan, terlebih karena menyangkut salah satu instansi penting yang memberikan layanan dasar kepada masyarakat, yaitu pendidikan. Kami meminta penyelidikan secara transparan untuk memastikan tidak ada kelalaian atau unsur kesengajaan dalam insiden ini,” ungkapnya, Minggu (12/1).
Legislator Fraksi PKS Makassar ini juga menyoroti perlunya evaluasi standar keamanan di seluruh fasilitas publik. Menurutnya, musibah seperti ini bisa dicegah jika ada langkah mitigasi yang memadai, seperti pemasangan sistem deteksi dini kebakaran dan simulasi tanggap darurat secara berkala di setiap instansi pemerintah.
“Kejadian ini harus menjadi pelajaran penting agar seluruh OPD di Kota Makassar lebih memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan gedung, sehingga risiko serupa bisa diminimalkan di masa depan,”tegasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Makassar, Ari Ashari Ilham, yang membidangi pendidikan, turut menyampaikan pandangannya. Ia menegaskan bahwa pelayanan pendidikan harus tetap berjalan tanpa hambatan meski kantor induk mengalami kerusakan berat.
“Kami mendorong Dinas Pendidikan segera berkoordinasi untuk menyediakan lokasi sementara agar masyarakat tetap bisa mengakses pelayanan. Kami juga akan memastikan pemulihan gedung dan fasilitas didukung oleh alokasi anggaran yang memadai,” bebernya.
Selain itu, legislator Fraksi NasDem Makassar ini juga menyatakan akan memanggil pihak-pihak terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk memberikan laporan lengkap mengenai kebakaran tersebut.
Hal ini dilakukan untuk mengetahui langkah-langkah preventif yang sudah dan akan diambil guna mencegah insiden serupa. “Kita akan lihat situasi dulu kalau memang sudah tenang kita akan panggil, yang jelas ini harus di usut dan langkah apa yang diambil agar layanan tetap jalan,” ucapnya.
Kebakaran yang terjadi di Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar ini menghanguskan sebagian besar ruangan penting. Hingga kini, penyelidikan oleh pihak kepolisian masih berlangsung, termasuk untuk mengidentifikasi penyebab pasti kebakaran. DPRD Kota Makassar menegaskan akan terus mengawal perkembangan kasus ini hingga tuntas.(ita)
