pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Asratillah Harap Danny dan Tim Transisi Mulia Bertemu

MAKASSAR, BKM–Pasangan calon (Paslon) wali kota dan wakil wali Kota Makassar terpilih, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham, yang dikenal dengan akronim MULIA, telah mengumumkan lima anggota inti tim transisi yang akan bertugas mempersiapkan kelancaran proses peralihan kepemimpinan di Kota Makassar.

Tim transisi MULIA menyatakan siap untuk berkoordinasi dan berkonsultasi dengan pemerintahan saat ini guna memastikan transisi berjalan lancar. Namun, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan (Danny) Pomanto menyatakan bahwa pertemuan tersebut baru dapat dilakukan setelah proses hukum sengketa Pilwali di Mahkamah Konstitusi (MK) selesai. Hingga kini, kedua pihak belum melakukan pertemuan resmi.

Menanggapi situasi ini, Direktur Profetik Institute, Asratillah, menekankan pentingnya peran tim transisi dalam menyelaraskan program kerja pasangan terpilih dengan program yang sedang berjalan di pemerintahan saat ini.
“Semakin lancar sinkronisasi antara janji politik kandidat terpilih dengan program pemerintah kota yang berlangsung, semakin baik pula proses transisi pemerintahan,” ujar Asratillah, Jumat (17/1).
Ia menjelaskan bahwa banyak aspek yang harus disinkronkan, mulai dari perencanaan, regulasi, penganggaran, hingga implementasi program. Hal ini penting untuk memastikan kesinambungan pelayanan publik dan mengakomodasi perubahan sebagai konsekuensi janji politik pasangan Mulia.

“Perubahan-perubahan ini nantinya akan menjadi bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Makassar,” tambahnya.
Menurut Asratillah, salah satu faktor penentu keberhasilan transisi adalah sikap terbuka dari kepala daerah yang sedang menjabat. Ia mengimbau Danny Pomanto untuk membuka ruang komunikasi dengan tim transisi MULIA.
“Demi kepentingan publik Kota Makassar, Pak Danny harus bersikap terbuka dan tidak menunda-nunda komunikasi dengan tim transisi,” tegasnya.

Asratillah juga menyebut bahwa waktu dua bulan adalah periode yang sangat singkat untuk melakukan pemetaan masalah, potensi, serta antisipasi hingga tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Saya pikir, Pak Danny tidak perlu menunggu putusan MK terkait sengketa Pilkada. Justru publik akan menghargai jika beliau menunjukkan sikap kesatria dengan segera berkomunikasi dengan pihak Mulia,”ucap Asratillah.
Tim transisi MULIA diharapkan dapat segera bekerja sama dengan Pemkot Makassar untuk memastikan keberlanjutan program pemerintah, sekaligus mengakomodasi visi dan misi pasangan terpilih. Dengan demikian, proses peralihan kepemimpinan di Kota Makassar dapat berjalan mulus demi kepentingan masyarakat. (ita/rif)



×


Asratillah Harap Danny dan Tim Transisi Mulia Bertemu

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link