MAKASSAR, BKM–Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel divisi data dan informasi, Romi Harminto membuka acara rapat koordinasi (Rakor) analisis Daftar Pemilih Khusus (DPK) bersama PPK dan PPS divisi data dan informasi Se Kota Makassar, di Hotel Best western Makassar, sejak Minggu (19/1) hingga Senin (20/1).
Romi Harminto mengapresiasi KPU Makassar yang memperoleh penghargaan terbaik kedua tingkat nasional untuk pemutakhiran data pemilih untuk Pilkada 2024. Penghargaan itu diberikan KPU RI pada kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Ancol akhir tahun lalu.
“Saya mewakili KPU Provinsi Sulawesi Selatan mengucapkan terimakasih kepada teman-teman PPS data, teman-teman PPK divisi data atas pencapaiannya yang telah memenangkan penghargaan terbaik kedua secara nasional” ujarnya, Selasa (21/1), saat dimintai tanggapan perihal acara tersebut.
Penghargaan tersebut cukup bergengsi. Sebab hanya KPU Sulsel yang menyabet peringkat dua bersama dengan KPU Kabupaten/kotanya yakni KPU Kota Makassar di tingkat nasional.
Menurut Romi, KPU Sulsel layak mendapatkan penghargaan tersebut. Pada seluruh tahapan pemutakhiran data, KPU Sulsel selalu tercepat dalam pelaporan. Khususnya kategori provinsi yang mengelola data pemilih di atas 5 juta pemilih.
“Jadi kan provinsi ada terbagi-bagi. 5 juta ke atas, 5 juta ke bawah, kemudian 10 juta up. Diproses di medium itu, yang 5 juta up, rata-rata kita juara satu.” Ungkap Kak Romi di hadapan 153 PPS dan 15 PPK yang hadir.
Selain itu, Romi memberi gambaran sejumlah peluang bagi mantan penyelenggara Pilkada ke depan. Ia menjelaskan bahwa pekerjaannya dalam mengelola puluhan ribu data pemilih akan menjadi modal dalam beradaptasi dengan lingkungan kerja mereka ke depan.
“Bahwa apa yang teman-teman peroleh di KPU itu tidak didapati di tempat lain. Teman-teman mengelola data. Itu dalam bentuk tugas kemarin, tapi tanpa kita sadari bahwa kita sudah mampu untuk mengelola data, kita sudah dihadapkan dengan beribu-ribu data,” tutupnya. (rif)

