MEMASUKI tahun 2025 menjadi awal yang baik untuk menuangkan segala ide, gagasan, dan resolusi. Berbicara tentang Gen Z, pastinya yang ada dalam nalar saya adalah mereka yang memasuki fase remaja atau usia yang baru beranjak dewasa, usia belasan hingga 20-an, termasuk dalam rentang usia Gen Z.
Apa yang menjadi harapan yang baik untuk Gen Z di tahun 2025 ini? Menurut saya sebagai generasi muda, kita perlu berinovasi, eksekusi, dan realisasi. Tiga kata tersebut dapat mendukung pengembangan diri kita, dimulai dari diri sendiri kemudian, bagaimana diri kita dapat berkontribusi untuk masyarakat.
Banyak inovasi yang dapat kita kembangkan. Inovasi dari sektor pendidikan, kesehatan, atau bahkan dunia digital.
Inovasi generasi muda bisa kita eksekusi dari metode pengembangan diri dan peningkatan SDM.
Bagaimana peningkatan SDM bisa terlaksana? Dengan adanya metode e-learning untuk peningkatan skill, generasi muda dapat menciptakan forum edukasi. Selain itu, program pelatihan yang berbasis komunitas juga dapat menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, sehingga mendorong kolaborasi antar generasi muda.
Pada bidang kesehatan, melalui edukasi terkait bagaimana menjaga imun di tengah produktivitas yang padat, kita bisa menjadi lebih sadar akan pentingnya kesehatan. Bisa jadi kita padat melakukan berbagai kegiatan, karena prinsip yang kita pegang selagi muda adalah mencoba segala tantangan. Tapi harus diingat, kesehatan adalah hal yang penting, yang mungkin kerap disepelekan.
Dengan menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kesehatan, kita dapat mencapai hasil yang optimal dalam segala aspek kehidupan.
Gen Z dapat melakukan segala bentuk inovasinya secara online maupun offline, mengingat akses di era sekarang sangatlah mudah.
Tentunya hal-hal yang diinovasikan harus melihat kondisi sosial. Karena kita ketahui bersama bahwa kondisi dan polemik yang dihadapi dalam setahun saja tidak hanya satu saja. Kondisi sosial, politik pemerintah, ekonomi, inflasi, atau bahkan krisis moral, baik dari para pelaku pemerintahan ataupun masyarakat itu sendiri, menjadi tantangan yang harus dihadapi.
Maka dari itu, saya mengambil kesimpulan bahwa inovasi, eksekusi, dan realisasi harus dimulai dari diri sendiri agar dapat menuai hasil yang baik untuk masyarakat. Dengan begitu, kita dapat membawa perubahan positif dan menciptakan dampak nyata, membangun masa depan yang lebih baik untuk semua.
(mg4)
