Site icon Berita Kota Makassar

Honor Panwascam Belum Dibayarkan, Alasannya LPJ

BULUKUMBA, BKM–Honor Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (Panwascam) di sepuluh Kecamatan di Kabupaten Bulukumba per bulan Januari 2025, belum dicairkan hingga saat ini.
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bulukumba melalui Koordinator Sekretariat (Koorsek), diminta untuk segera mencairkannya.

“Panwascam di Pilkada Bulukumba 2024 sudah purna, tapi honor bulan Januari 2025 belum dibayarkan sampai sekarang,” ujar Anggota Panwascam Kecamatan Ujung Bulu di Pilkada Bulukumba 2024, Farman kepada Koresponden Berita Kota Makassar, Selasa (4/2).

Lebih lanjut, Farman merasa heran dengan lambatnya pembayaran honorarium bagi anggota Panwascam. Apalagi kata dia, lambatnya pembayaran honor itu dengan alasan laporan pertanggung jawaban (LPJ).
“Masa kerja anggota Panwascam sudah berakhir per tanggal 27 Januari 2025. Ini sudah tanggal 3 Februari 2025, tapi honor bulan Januari 2025 belum terbayarkan,” katanya.
Padahal, menurut Farman, LPJ bukanlah tupoksi dari anggota Panwascam. Dia menuturkan, sekretaris dan bendahara Panwascamlah yang berurusan dengan LPJ.
“Intinya kami bekerja sesuai dengan SK. Biasanya honor dibayarkan di awal bulan, ini sudah lewat bulan belum dibayarkan. Pertama dalam sejarah ini, honor Panwascam belum dibayarkan di masa akhir jabatan,” jelasnya.

Farman mengaku sudah lama dan pengalaman jadi anggota Panwascam. Bahkan berdasarkan pengalamannya, lanjut dia, Bawaslu saat belum menjadi Badan pun, pembayaran honor anggota Panwascam belum pernah tertunda seperti sekarang.

“Honor anggota Panwascam Rp1,9 juta. Kalau ketua Panwascam Rp2 juta lebih. Semua kecamatan belum ada dibayarkan,” tukasnya.
Koordinator Sekretariat Bawaslu Bulukumba Agussalim, menyatakan bahwa anggaran pembayaran honoraraium Panwascam bulan Januari sudah tersedia, namun belum didistribusikan ke rekening Panwascam.
Agussalim menguraikan alasan-alasan belum dibayarkannya honorarium tersebut. Kata dia, berapa waktu yang lalu masih terdapat LPJ dari Panwascam yang belum selesai, termasuk beberapa laporan akhir pengawasan yang belum tersampaikan ke Bawaslu Bulukumba. “Saat ini kami telah melakukan validasi kecamatan apa saja yang telah selesai seluruh pertanggungjawabannya. Setelah itu langsung kami akan cairkan. Sebab tidak mungkin kami cairkan, sementara masih ada beban pertanggungjawaban yang belum diselesaikan oleh Panwascam,” ujarnya.

Diketahui, ada 30 anggota Panwascam pada sepuluh kecamatan. Berdasarkan informasi, honor anggota Panwascam Rp1,9 juta per bulan, sedangkan ketua sebesar Rp2,2 juta per bulan. Sehingga jika diakumulasi keseluruhan, terdapat Rp60 juta honor Panwascam yang belum terbayarkan. (rif)

Exit mobile version