MAKASSAR, BKM –Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel, Salehuddin menyebut telah membayar utang Dana Bagi Hasil (DBH) ke sembilan daerah di Sulsel masing-masing sebulan.
Bobi, sapaan akrab Salehuddin, tak merinci daerah mana saja yang telah dibayarkan. Meski demikian, ia bilang Kota Makassar tidak termasuk dalam sembilan daerah itu.
“Sudah ada beberapa dibayar di 2024, ada sembilan daerah. Itu satu bulan dulu, Makassar belum,” jelasnya, Selasa (4/2).Pemprov Sulsel Anggarkan Rp2,3 triliun di APBD 2025 untuk pembayaran tersebut.
Bobi mengatakan, anggaran sebanyak Rp2,3 triliun adalah gabungan pembayaran utang DBH 2024 dan pembayaran DBH 2025 ini.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Fadjry Djufri memastikan akan menyelesaikan utang DBH ini. Namun ia akan mencicil pembayaran DBH 2024 itu.
“Kita sudah mencicil ini, saya sudah sampaikan ke BKAD untuk mencicil semua kabupaten kota kan. Kemungkinan tidak bisa selesai tahun ini semuanya, karena kan banyak yang harus dicover,” ujarnya.
“Alokasi DBH tahun ini sudah disiapkan Rp2,3 triliun. Sudah masuk tahun ini, kita sudah plot anggarannya, jadi DBH yang akan dibayarkan 2025 ini aman, tapi 2024 itu akan dicicil,” kunci Fadjry.
Sebelumnya, DBH 24 Kabupaten Kota belum dibayarkan selama masing-masing 6 bulan. Sudah terbayar dari Januari hingga Juni 2024. Jumlahnya senilai Rp900 miliar. (jun)
