SIDRAP, BKM–Politisi Partai Nasdem yang juga Bupati Sidrap terpilih H. Syaharuddin Alrif, bersama pengurus Baznas Sidrap menggelar diskusi hangat di Ponrangae, Sidrap, Rabu (5/2) subuh.
Bukan pertemuan biasa, tapi sebuah obrolan penuh makna tentang bagaimana pendayagunaan zakat bisa menjadi solusi nyata untuk mengentaskan kemiskinan.
Di bawah langit yang perlahan berubah dari gelap ke jingga, Syahar-panggilan akrab H Syaharuddin Alrif menjelaskan visi besar dalam memanfaatkan zakat bukan hanya sebagai bantuan konsumtif, tetapi juga sebagai modal usaha bagi masyarakat kecil, pendidikan bagi generasi muda, dan program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Diskusi semakin menarik ketika para pengurus Baznas mulai bertanya dan menyampaikan harapan mereka.
Seiring waktu berjalan, semangat tak surut. Justru semakin banyak gagasan yang muncul, memperkuat keyakinan bahwa zakat bisa menjadi motor perubahan bagi ekonomi masyarakat Sidrap.
Fajar pun menyingsing, membawa harapan baru bagi warga yang kini semakin optimistis dengan kepemimpinan sekretrais DPW Nasdem Sulsel itu dan peran aktif Baznas Sidrap.
Syahar lalu menuju Pondok Pesantren (Ponpes) As Salman Allakuang. Dengan tangan terbuka dan hati penuh keikhlasan, ia menyerahkan bantuan sebesar Rp300 juta kepada pihak Ponpes. Bantuan ini merupakan wujud nyata perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel terhadap pendidikan berbasis agama. Syahar tak asing dengan perjuangan seperti ini.
Semasa menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sulsel, ia dikenal sebagai tokoh yang gigih memperjuangkan anggaran untuk tempat-tempat ibadah dan lembaga keagamaan. Dari masjid-masjid kecil di pelosok desa hingga pesantren besar di kota-kota, Syahar selalu memastikan bahwa suara mereka terdengar di tingkat provinsi. “Ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga bentuk komitmen kami untuk mendukung pendidikan agama yang menjadi pondasi moral bangsa,”ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Ponpes As Salman Allakuang memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia dan berilmu tinggi. Bantuan tersebut diterima dengan penuh syukur oleh pihak ponpes. Mereka mengungkapkan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk memperbaiki infrastruktur pesantren, termasuk pembangunan ruang belajar dan asrama santri. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang luar biasa dari Pak Syaharuddin. Ini adalah bukti nyata bahwa pemimpin kita peduli terhadap pendidikan agama,”ujar salah satu pengurus Ponpes.
Ke depan, Syahar bersama wakilnya, Nur Kanaah, berkomitmen untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat Sidrap. Tak hanya di bidang pendidikan agama, tetapi juga sektor-sektor lain yang mendukung kemajuan daerah tersebut. “Kami ingin Sidrap menjadi kabupaten yang maju, tidak hanya secara fisik tetapi juga spiritual,”pungkasnya. (rif)
