Site icon Berita Kota Makassar

BMI Makassar Tanam 521 Pohon Ketapang di Barombong

MAKASSAR, BKM–Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui salah satu organisasi sayap yakni Banteng Muda Indonesia (BMI) Kota Makassar, menggelar aksi penghijauan dengan menanam 521 pohon ketapang di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Gerakan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Ketua BMI Kota Makassar, Andi Tenri Uji Idris, menegaskan bahwa aksi ini adalah wujud nyata komitmen partainya dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“PDI Perjuangan bukan hanya berjuang untuk masyarakat, tetapi juga peduli terhadap lingkungan. Dengan banyaknya fenomena alam yang terjadi, kita ingin berkontribusi melalui gerakan penghijauan ini,”ujarnya, Sabtu (8/2).

Andi Tenri, yang juga anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, menyoroti minimnya program penghijauan di Makassar. Ia menjelaskan bahwa Barombong dipilih sebagai lokasi penanaman karena kawasan ini seharusnya menjadi ruang hijau bagi kota. Sayangnya, seiring waktu, lahan hijau di sana semakin berkurang.
“Kawasan ini mengalami banyak perubahan dengan berkurangnya pohon dan lahan persawahan. Kami ingin mengembalikan fungsi ekologisnya serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penghijauan,” jelasnya.

BMI Makassar sendiri telah menanam 521 pohon ketapang, sementara secara keseluruhan, PDI Perjuangan Sulsel menargetkan penanaman 52.000 pohon di berbagai daerah. Salah satu lokasi prioritas lainnya adalah Jeneponto, di mana PDIP Sulsel menargetkan 5.000 pohon untuk ditanam.
Setelah Barombong, BMI Makassar berencana melanjutkan gerakan penghijauan di kawasan Tamalanrea, yang kerap mengalami banjir. Dengan menanam pohon di sekitar sungai dan kanal, diharapkan bisa membantu mengurangi dampak banjir yang sering melanda daerah tersebut.

“Kami ingin fokus di area sungai dan kanal agar bisa membantu menahan air. Bibit pohon ini merupakan bantuan dari Panin Foundation dan Bank Panin. Harapannya, program ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintahan yang baru,” tuturnya.(ita/rif)

Exit mobile version