Site icon Berita Kota Makassar

Danny Undang Appi-Aliyah Hadiri Rakor

Oplus_131072

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar mulai melakukan berbagai persiapan untuk menyambut wali kota dan wakil wali kota baru. Wali kota-wakil wali kota Makassar terpilih, Munafri Arifuddin (Appi) dan Aliyah Mustika Ilham akan dilantik pada 20 Februari 2025 mendatang langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara.
Sebelum dilantik, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto mengundang pasangan Appi-Aliyah untuk menghadiri rapat koordinasi (rakor) yang rencananya akan dilaksanakan hari ini, Senin (10/2). Rapat akan dihadiri seluruh kepala OPD, camat, hingga lurah se-Kota Makassar.

“Alhamdulillah, di Makassar itu semua prosedur pilkada telah dilaksanakan. Pengumuman pengusulan pemberhentian wali kota dan pengumuman pengusulan pelantikan wali kota baru juga sudah berlangsung dengan baik,” ungkap Danny, kemarin.
Selanjutnya, kata Danny, pihaknya secara khusus mengundang Appi-Aliyah untuk menghadiri rakor di Balai Kota untuk memperkenalkan seluruh kepala OPD. “Di Balai Kota besok (hari ini). Kita kan rapat koordinasi, sekalian undang beliau dan perkenalkan satu per satu kepada OPD,” bebernya.
Kepada seluruh pejabat dan pegawai, baik ASN maupun Laskar Pelangi, Danny berpesan agar mendukung pemimpin yang baru. Bekerja lebih baik untuk menyukseskan seluruh program kerja yang telah dirancang.

“Kita harus mendoakan dan mendukung Pak Appi dan Ibu Aliyah dapat bekerja jauh lebih baik dari kita-kita ini. Itu selalu saya sampaikan,” kata Danny.
Dia meminta agar Appi-Aliyah diberi ruang seluas-luasnya untuk melaksanakan kerja-kerja yang telah diprogramkan, sesuai dengan visi misinya. “Kita harus memberi ruang kepada beliau seluas-luasnya untuk melaksanakan visi misinya,” tambah Danny.
Pemkot Makassar sejauh ini telah mempersiapkan berbagai fasilitas penunjang untuk wali kota/wakil wali kota Makassar terpilih. Khusus untuk fasilitas rumah tangga orang nomor satu dan nomor dua Makassar itu, Pemkot Makassar telah menyiapkan anggaran operasional sebesar Rp10 miliar melalui APBD Pokok 2025. Rinciannya, Rp6 miliar untuk wali kota dan Rp4 miliar untuk wakil wali kota.

Kepala Bagian Unum Pemkot Makassar M Fajrin Pagarra menjelaskan, anggaran tersebut disiapkan untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari jamuan makan, konsumsi rapat, belanja jasa, hingga biaya laundry.
Khusus untuk pemeliharaan rumah jabatan, masing-masing mendapat alokasi sekitar Rp200 juta. Namun anggaran tersebut khusus untuk biaya perbaikan ringan saja.
Selain itu, Pemkot juga menganggarkan Rp500 juta untuk pengadaan tujuh jenis pakaian dinas dan atribut bagi kepala daerah dan wakilnya. Khusus untuk pakaian dinas upacara besar (PDUPB),

Pemkot mengalokasikan anggaran sebesar Rp6 juta. Itu sudah termasuk atribut pelantikan bagi wali kota dan wakil wali kota terpilih. Bahkan, keduanya telah melakukan pengukuran pakaian dinas untuk persiapan pelantikan pekan lalu.
Untuk kendaraan dinas wali kota dan wakil wali kota, tahun ini Pemkot Makassar menyiapkan anggaran sebesar Rp2 miliar. Jenis kendaraan yang akan dibeli akan disesuaikan dengan pilihan kepala daerah terpilih. (rhm)

Exit mobile version