MAKASSAR, BKM — Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel terpilih Andi Sudirman – Fatmawati Rusdi segera akan dilantik 20 Februari mendatang.
Menyusul pelantikan tersebut, penetapan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel sudah dilaksanakan.
Begitu juga dengan penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel terpilih periode 2025 – 2030 oleh DPRD Sulsel melalui Rapat Paripurna pada Jumat lalu, hanya menghitung hari, Andi Sudirman – Fatmawati akan mulai bekerja.
Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry juga bakal segera menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan Sulsel.
Sebelum itu, Prof Fadjry mengajak seluruh pemangku kepentingan di Sulsel untuk bersinergi menciptakan iklim investasi kondusif di Sulsel.
Termasuk soal efisiensi anggaran yang harus dilakukan saat ini.
Maka suntikan investasi pihak swasta juga disebutnya sangat penting mendukung kemajuan daerah.
“Saya mengajak kita semua untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel yang baru. Dengan kondisi keuangan yang terbatas, koordinasi dan komunikasi sangat dibutuhkan untuk menjalankan tugas selama lima tahun ke depan,” ujar Prof Fadjry, saat Rapat Paripurna di Gedung DPRD Sulsel, akhir pekan kemarin.
Fadjry menekankan efisiensi anggaran menjadi fokus utama, sesuai arahan Presiden, pasalnya program prioritas nasional seperti makan bergizi gratis dan pemeriksaan kesehatan gratis kini mendesak.
“Dalam satu bulan terakhir, kami telah membentuk Satgas Pertumbuhan Investasi. Peningkatan investasi bukan hal yang mudah, tetapi dengan kerja sama yang baik, kita dapat mencapainya,” lanjutnya.
Kolaborasi pun disebutnya sangat penting saat ini terjalin, berdasarkan hasil rapat paripurna, pasangan calon nomor urut 2, Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi, ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel periode 2025-2030, dengan perolehan suara sebanyak 3.014.255 suara (65,32 persen) dari total suara sah.
Keputusan ini selanjutnya akan disampaikan kepada Presiden dan Menteri Dalam Negeri untuk pengesahan dan penetapan resmi. (jun)
