Site icon Berita Kota Makassar

Danny Pamit: Mohon Maaf Segala Ketidaksempurnaan!

MAKASSAR, BKM — Kota Makassar akan memiliki pemimpin baru. Kamis, 20 Februari 2025, Munafri Arifuddin (Appi) dan Aliyah Mustika Ilham akan dilantik sebagai wali kota dan wakil wali kota Makassar yang baru. Pasangan dengan akronim Mulia itu menggantikan Danny Pomanto yang telah berakhir masa jabatannya.
Tiga hari jelang pergantian kepemimpinan, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto pamit kepada seluruh warga Makassar. Melalui flyer yang viral di media sosial, Danny bersama istri menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan pamitnya setelah dua periode memimpin Kota Makassar.

“Tidak terasa sembilan tahun sudah kami mengabdi, memimpin dengan dedikasi dan inovasi di kota para pemberani, Makassar yang kita cintai. Terima kasih atas kerja sama dan kolaborasi selama ini. Dan untuk segala ketidaksempurnaan, kami mohon maaf dari hati yang dalam,” demikian bunyi pesan perpisahan mereka.

Kepemimpinan Danny Pomanto selama hampir satu dekade membawa berbagai perubahan signifikan bagi Kota Makassar, baik dalam bidang infrastruktur, ekonomi, maupun pelayanan publik. Beberapa proyek besar pembangunan infrastruktur strategis yang menjadi warisan kepemimpinannya antara lain, Pusat Kota Baru CPI (Centerpoint of Indonesia), jalan tol layang Pettarani yang menjadi tol layang pertama di Indonesia Timur, jalan tol layang pelabuhan yang memperlancar akses logistik dan perdagangan, serta Makassar Newport yang memperkuat posisi kota sebagai pusat perdagangan maritim.
Di era Danny, Pemkot Makassar juga banjir penghargaan, baik tingkat nasional maupun internasional. Tercatat ada 420 penghargaan yang berhasil diraih. Diantaranya Kota Sehat se-Asia Tenggara 2024 (WHO), Kota Terinovatif dalam Innovative Government Award (IGA), Kota Smart di Dunia (peringkat 115 global), Kota Terbahagia (peringkat 234 dunia) dan Predikat Kota Sehat Level 1 WHO 2024.
Dari sektor peningkatan kesejahteraan masyarakat baik bidang ekonomi dan kesejahteraan sosial, Makassar mencatat kemajuan pesat dimana pertumbuhan ekonomi naik hingga 5,3 persen. Pendapatan Asli Daerah (PAD) menyentuh angka Rp1,6 triliun.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 83,90, tingkat kemiskinan turun menjadi 4,97 persen, dan inflasi terjaga di bawah 2 persen. Di sektor pelayanan publik, Makassar berhasil mendapatkan penghargaan sebagai kota dengan Pelayanan Publik Terbaik pada 2017 dan 2018. Berbagai inovasi juga diperkenalkan, seperti program Lorong Wisata, yang menjadikan lorong-lorong kota lebih produktif, bersih, dan berdaya ekonomi.

Dalam flyer yang tersebar, Danny juga menyematkan pesan perpisahan; “Semua Pasti Berakhir, Tapi Kebaikan Itu Abadi”
Dalam pernyataan perpisahannya, Danny menyampaikan filosofi kepemimpinan yang dipegang teguh selama menjabat. “Baik menjadi orang penting, tapi lebih penting menjadi orang baik. Semua pasti berakhir, tapi kebaikan itu abadi,” ucapnya.
Sebagai putra asli Makassar yang dikenal dengan julukan “Ana’ Lorongna Makassar”, Danny Pomanto telah menorehkan jejak kepemimpinan yang penuh inovasi dan transformasi. Namun, kini estafet kepemimpinan akan berpindah ke tangan yang baru.

Yang jelas, Makassar telah berubah. Dan perubahan ini akan selalu menjadi bagian dari jejak kepemimpinan Danny Pomanto. Sementara itu, Appi dan Aliyah rencananya akan mengikuti prosesi pelantikan di Istana Negara, Jakarta.
Penjabat Sekretaris Kota Makassar Irwan R Adnan memastikan seluruh proses suksesi berjalan dengan lancar hingga ke tahap serah terima jabatan (sertijab) dilaksanakan. “Kami memastikan semua berjalan lancar. Kita akan kawal itu,” ungkap Irwan saat diwawancara di Balai Kota Makassar, Senin (13/2).

Dia mengatakan, Bagian Dokumentasi Pimpinan (Dokpim) dan Bagian Umum saat ini sudah ada di Jakarta mengawal semua yang menjadi tugas dan tanggung jawab Pemkot Makassar untuk pemimpin baru Makassar.
“Alhamdulillah ini berjalan dengan bagus. Semua kelengkapan yang dibutuhkan Pak Wali dan Ibu Wawali Insyallah terpenuhi semua. Teman-teman sudah ada yang kita minta dampingi di sana baik protokol, umum itu sudah ada perwakilannya semua,” kata Irwan.

Dia mengaku terus melakukan koordinasi dengan wali kota dan wakil wali kota terpilih terkait agenda-agenda yang akan dilaksanakan ke depan usai dilantik. Usai dilantik, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin akan langsung mengikuti orientasi kepala daerah di Magelang pada 21 Februari. Sementara wakil wali kota akan bergabung dengan wali kota di Magelang pada 27 Februari 2025 mendatang.
Setelah melakukan orientasi kepemimpinan kepala daerah, kata Irwan, Pemkot Makassar baru akan menjadwalkan serah terima jabatan (sertijab) antara wali kota lama ke wali kota baru. “Kami akan koordinasi dengan Pak Appi. Tentu kami akan lihat dulu waktunya beliau,” tandas Irwan Adnan. (rhm)

Exit mobile version