Site icon Berita Kota Makassar

Resmi Tinggalkan Rujab, Adnan-Rauf Keliling Pamitan

GOWA, BKM — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Mallaganni Karaeng Kio, kini resmi meninggalkan rumah jabatan (rujab) mereka. Rujab Adnan dan Karaeng Kio terletak berdampingan di Jalan Beringin, Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.

Keduanya telah meninggalkan resmi rujab masing-masing pada Senin (17/2) setelah mengangkut barang-barang milik pribadi dan pengasetan barang inventaris rujab yang selama ini digunakan selama menjabat.
Jika pengangkutan barang-barang milik Adnan telah dilakukan pasca pihak Bidang Aset Badan Pengelolaan Keuangan Daerah melakukan pendataan aset kembali pada Jum’at (14/2) lalu, maka pengasetan barang rujab wakil bupati juga telah dilakukan pada Kamis sebelumnya. Ada rasa haru para pegawai aset saat melakukan pengasetan dan packing barang pribadi Adnan dan Karaeng Kio.
Apalagi ketika Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni Karaeng Kio pamit di sela menjadi Irup pada peringatan Hari Kesadaran Nasional yang diikuti para pegawai lingkup Pemkab Gowa di halaman kantor Pemkab Gowa, Senin pagi (17/2).

Di saat itu Karaeng Kio pamit dan menyampaikan beberapa petuah dan nasihat agar seluruh pegawai tetap bekerja dengan disiplin, taat pada pimpinan dan loyal pada pimpinan. Semua peserta upacara menangis menunduk dan menghapus air mata.

Tapi tetiba, mereka diprank oleh Karaeng Kio. Wakil bupati yang dikenal tegas dan tak suka basa basi itu mengeluarkan kalimat pengantar yang awalnya sedih namun endingnya membuat para pegawai yang menangis jadi tertawa.
”Memang itu ada yang namanya datang dan ada yang pergi. Wajarji. Memangnya pekerjaan itu Nenek Moyang Mu yang punya kah??,” para pegawai akhirnya tertawa dan lupa menghapus air matanya.
Pernyataan itu spontan. Namun Karaeng Kio lebih mengarahkan kepada dirinya dan sebagai guyonan untuk menghibur para peserta upacara yang dirundung sedih.
Dihadapan para pegawai, Karaeng Kio menyampaikan permohonan pamitnya dan pesan perpisahan serta harapan bagi keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Gowa.
”Saya sisa tiga hari lagi menjabat sebagai wakil bupati. Sebagai warga Gowa, saya selalu ingin melihat Kabupaten Gowa semakin baik di masa depan. Saya berharap semua bekerja dengan hati nurani dan sesuai dengan tupoksi. Kita semua, orang Gowa, berkewajiban memperbaiki Kabupaten Gowa,” ungkap Karaeng Kio.

Karaeng Kio juga mengungkapkan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya selama sembilan tahun mendampingi Bupati Gowa dalam menjalankan roda pemerintahan.
”Perkenankan saya mengucapkan terima kasih atas dukungan kepada saya, sehingga saya bisa mendampingi Bupati Gowa dengan baik selama sembilan tahun. Mari bekerja maksimal membantu Bupati dan Wakil Bupati yang akan datang. Semoga Gowa bisa jauh lebih baik dari pemerintahan AdnanKio,” katanya.

Diujung arahannya, Karaeng Kio menegaskan pentingnya menjaga niat tulus dalam bekerja serta melaksanakan kewajiban sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) demi kesuksesan pemerintahan di Kabupaten Gowa.
”Menjadi wakil bupati bukanlah pekerjaan mudah. Dan saya bersyukur bisa melewati semuanya serta mendampingi Bupati Gowa selama dua periode berkat dukungan apak/ibu sekalian. Saya pun bangga bisa menjaga harmoni selama dua periode, loyal kepada pimpinan, dan menyelesaikan tugas dengan kondisi pemerintahan Kabupaten Gowa yang tetap stabil. Kami juga berhasil meraih 243 penghargaan di berbagai bidang pemerintahan serta mencatat peningkatan dalam beberapa indikator perekonomian,” kenang Karaeng Kio’ dihadapan para pegawai, termasuk Sekretaris Kabupaten Gowa, Andy Azis, para Asisten, Staf Ahli dan para pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa.
Selain pamitan kepada para pegawai lingkup Pemkab Gowa, AdnanKio juga melakukan pamitan kepada Forkopimda dan instansi-instansi vertikal yang selama ini berkolaborasi membangun daerah Gowa. (sar)

Exit mobile version