Site icon Berita Kota Makassar

Kembangkan Pertambangan, PT Rava Beli 50 Unit Dumptruk PT MAS

MAKASSAR, BKM — PT MAS Automobil Sejahtera, dealer resmi Sinotruk, resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Rava Athaya untuk pengadaan 50 unit truk HOWO. 
Kesepakatan ini menandai kerja sama strategis dalam mendukung operasional sektor pertambangan di Sulawesi Tenggara. Acara penandatanganan MoU berlangsung pada Senin, 24 Februari 2025, di ruang meeting Hotel Claro Makassar.

Penandatanganan MoU ini dilakukan secara langsung masing-masing kedua belah pihak. Yakni Direktur Utama PT MAS Automobil Sejahtera, Nico Jonathan dan Direktur PT Rava Athaya, Indra Ibrahim.
Sebagai dealer resmi Sinotruk sejak 2022, PT MAS Automobil Sejahtera memiliki cabang di berbagai daerah termasuk Makassar. Perusahaan ini menyediakan layanan lengkap berupa suku cadang, jasa servis, attachment, serta rekondisi truk. 

Dengan visi ‘Menjadi Penyedia Truk Angkutan Berat dan Alat Berat yang Lengkap dan Kompetitif’, perusahaan ini berkomitmen menghadirkan solusi transportasi terbaik bagi industri pertambangan, logistik, dan konstruksi.

Sementara itu, PT Rava Athaya sebagai perusahaan kontraktor, memilih truk HOWO karena keunggulannya dalam efisiensi bahan bakar, daya tahan tinggi, serta performa optimal di medan berat. Dengan adanya kerja sama ini akan semakin memperkuat operasional perusahaan dalam meningkatkan produktivitas tambang. 
Sebagai bagian dari rangkaian acara, pemotongan pita akan dilakukan di site PT Riota Jaya Lestari di Kolaka Utara, menandai secara simbolis dimulainya operasional armada truk HOWO dalam kegiatan pertambangan. 
Kesepakatan ini juga sejalan dengan misi PT MAS Automobil Sejahtera untuk memperluas pasar pengguna truk angkutan berat dan alat berat di Indonesia. Juga meningkatkan kepercayaan pengusaha terhadap produk Sinotruk HOWO yang telah terbukti unggul di berbagai indusiri. 

Indra Ibrahim menambahkan, pihaknya memilih melanjutkan kerja sama pembelian unit dengan PT MAS Automobil Sejahtera setelah melihat dari lima unit yang telah dibeli beberapa waktu sebelumnya.
”Jadi sebelum kami membeli lima unit ini, kami telah bekerja sama dengan PT MAS. Alhamdulillah, kelima unit ini mampu mendukung kelancaran sektor pertambangan kami. Untuk itu, kami memutuskan melanjutkannya dengan membeli 50 unit. Unitnya termasuk efisiensi dalam penggunaan bahan bakar, daya tahan tinggi, serta performa optimal di medan berat,” kata Indra Ibrahim.
Sementara itu, Nico Jonathan mengungkapkan, sebagai perusahaan terkemuka untuk produk alat transportasi tipe dumptruk 10 roda dari negeri Cina, pihaknya optimis jika dumptruk merek HOWO ini akan mampu menunjang kelancaran aktivitas pertambangan dari PT Rava Athaya.

”Pada tahun 2024 lalu, perusahaannya mampu menjual hingga empat ribu unit di seluruh Indonesia. Untuk harga jualnya sendiri dikisaran Rp1,6 miliar per unit sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPn). Dengan gencarnya aktivitas pertambangan di Indonesia, pihaknya optimis akan mampu menjual lebih dari empat ribu unit di tahun 2025 ini,” kata Nico Jonathan. (mir)

Exit mobile version