Site icon Berita Kota Makassar

18 Menit Waktu Amati Tenggelamnya Matahari

MAKASSAR, BKM — Kementerian Agama menggelar Rukyatul Hilal dalam rangka penentuan awal Ramadan 1446 Hijriah di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Titik pemantauan dilakukan di area parkir Apartemen Centerpoint of Indonesia, Jumat (28/2).

Ketua Kelompok Kerja Geofisika Kantor BMKG wilayah IV Makassar Jamroni mengatakan, matahari di Kota Makassar tenggelam pada pukul 18.21 Wita dan bulan tenggelam pada waktu 18.39 Wita.

Tim pemantau punya waktu 18 menit untuk mengamati tenggelamnya matahari, kemudian tenggelamnya bulan
.

“Sesuai kriteria MABIMS, hilal dianggap memenuhi syarat apabila ketinggian bulan di atas horizon tidak kurang dari 3 derajat dan jarak lengkung bulan-matahari (sudut elongasi) tidak kurang dari 6,4 derajat,” terangnya.

Lebih lanjut Jamroni menjelaskan, berdasarkan kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura) hilal harus berada di atas 3 derajat dengan elongasi sekitar 6,4 derajat. Namun, seluruh daerah di Indonesia belum memenuhi persyaratan tersebut, kecuali Aceh.

“Hampir seluruh tempat di Indonesia sudut elongasi belum terpenuhi. Yang sudah terpenuhi semua kriteria MABIMS itu ada di wilayah Aceh. Jadi kemungkinan yang punya potensi sangat besar untuk dapat melihat pengamatan hilal adalah lokasi Aceh,” jelasnya.

Namun, lanjut Jamroni, hasil pengamatan ini akan diberikan kepada Kementerian Agama sebagai bahan rapat pada saat rapat isbat di Jakarta.

Badan Hisab Rukyat Sulsel menyatakan 1 Ramadan 1446 hijriah jatuh pada hari Sabtu (1/3), sehingga awal puasa wajib bagi umat Islam akan berlangsung Sabtu (1/3). Hal itu didapatkan setelah pemantauan hilal atau bulan saat matahari terbenam. Adapun sidang isbat dilaksanakan di Jakarta

“Maka dari itu tanggal 1 Ramadan jatuh pada 1 Maret, rapat isbat dari Kementerian Agama,” kata Ketua Bidang Hisab Rukyat Sulsel Abbas Padil.

“Bulan terbenam sekitar pukul 18.37 Wita, tinggi lihat hilal 3 derajat 38 menit. Azimut matahari dari utara ke selatan 262 derajat 06 menit 13 detik, azimut bulan 263 derajat 38 menit 59 detik, posisi hilal 1 derajat 33 menit sebelah utara matahari dan lama hilal di atas ufuk 16 menit,” ungkapnya.

Sehingga, kata Abbas, awal Ramadan berdasarkan pemantauan hilal di Makassar itu adalah Sabtu (1/3), namun hilal di Makassar tidak terlihat, tapi memenuhi kriteria MABIMS. (jun)

Exit mobile version