Site icon Berita Kota Makassar

Hasil Sapu Sampah di HPSN, DLH Gowa Angkut 1.361 Kg Sampah

GOWA, BKM — Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mengerahkan ratusan personel kebersihan dan masyarakat untuk melakukan aksi bersih lingkungan yang dipusatkan di Pasar Induk Minasa Maupa, Kecamatan Somba Opu. Aksi ini tidak hanya sehari, tapi berlanjut hingga setiap hari.

Aksi bersih yang dilakukan ini dikawal Dinas Lingkungan Hidup dan dipimpin Asisten Bidang Perekonomian Pembangunan Setkab Gowa, Syahrul Syahrir didampingi Kadis LH Gowa, Azhari Azis.
Syahrul mengatakan, kegiatan aksi bersih ini dilaksanakan serentak masyarakat dan instansi terkait di seluruh Indonesia. Untuk Provinsi Sulawesi Selatan terpusat di Kabupaten Gowa.
”Momen Hari Peduli Sampah ini sebagai bentuk kepedulian kita akan kebersihan di Kabupaten Gowa. Terpilihnya Kabupaten Gowa menjadi salah satu dari sembilan kabupaten/kota di Indonesia yang melakukan aksi bersih sampah ini menjadi motivasi bagi masyarakat dan pemerintah untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan yang bersih,” kata Syahrul.

Dalam aksi bersih ini fokus membersihan area pasar Induk Minasa Maupa. Selain melakukan pembersihan sampah haisl aktivitas masyarakat pasar, momen ini juga kata Syahrul menjadi ajang edukasi kepada para pedagang dan pengunjung pasar agar menjaga kebersihan lingkungan di pasar.

”Aksi bersih pasar yang kita lakukan bersama ini menunjukkan kepada kita betapa pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha dalam mengatasi berbagai hambatan dan tantangan yang ada. Kedepan pasar ini dapat menjadi percontohan pengelolaan pasar bersih bagi pasar lain di Kabupaten Gowa,” jelas Asisten II ini.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk bisa bersama-sama mulai mengelola sampah dengan melakukan pengukuran sampah dengan 3R yaitu membatasi penggunaan kemasan plastik sekali pakai, mulai menggunakan kantong belanja yang dapat digunakan kembali dan mendaur ulang sampah organik yang dihasilkan agar sampah yang akan ditangani menjadi berkurang.
”Masyarakat harus bisa memilah sampah yang masih bernilai. Mana yang bisa digunakan kembali dan mana yang dapat didaur ulang. Masyarakat harus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah kebersihan di lingkungannya masing-masing,” ajaknya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, Azhari Azis, mengatakan, aksi bersih di pasar ini melibatkan sekitar 300 personel kebersihan DLH serta ASN lingkup Pemkab Gowa. Dimana, setelah dilakukan aksi bersih seluruh sampah yang dikumpulkan akan ditimbang dan diolah sesuai jenisnya.
”Kita melibatkan pegawai Pemkab Gowa dan petugas kebersihan yang ada, dimana aksi tersebut kita bagi dalam empat zona (depan, belakang, samping kiri dan kanan pasar) dan alhamdulillah setelah ditimbang terkumpul 1.361 Kg sampah dimana 1.336 Kg merupakan sampah organik. Sebagian dari sampah ini akan kita masukkan dalam bank sampah, ada juga yang akan diolah menjadi pupuk cair kepada vendor yang selalu bekerjasama dengan kami kemudian sisa sortiranmya kita bawa ke TPA (tempat pembuangan akhir) sampah,” kata Kadis LH.

Dalam kegiatan itu, jajaran Pemkab Gowa melakukan zoom meeting di lokasi pembersihan bersama Kementerian Lingkungan Hidup. Dalam zoom meeting HPSN tersebut, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, meminta kepada seluruh pemerintah kabupaten lewat Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan pengawasan terhadap pengelolaan sampah di pasar-pasar.
Menurut Hanif, pasar merupakan salah satu sumber sampah terbesar sehingga diperlukan gerakan membersihkan sampah secara nasional di pasar sebagai bagian dari Hari Peduli Sampah Nasional 2025.
”Terimakasih Pemerintah Kabupaten Gowa atas terlibatnya dalam kegiatan ini. Nantinya Pasar Minasa Maupa ini akan menjadi contoh bagi pasar di Gowa termasuk di Provinsi Sulawesi Selatan. Kami juga akan menginstruksikan seluruh jajaran, Dinas Lingkungan Hidup baik yang ada di provinsi maupun di kabupaten/kota untuk terus menerus secara continue dan periodik melakukan pengawasan pengelolaan sampah di pasar-pasar di seluruh Indonesia,” kata Menteri LH. (sar)

Exit mobile version