Site icon Berita Kota Makassar

Cicu Pastikan Stok Beras Aman

MAKASSAR, BKM — Hari pertama Ramadan, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi mengikuti tiga agenda dalam rangkaian ramadan Sabtu (1/3). “Alhamdulillah, hari pertama puasa Ramadan telah dilewati dengan penuh keberkahan melalui tiga agenda berbeda,” ujar Cicu, panggilan akrab Andi Rachmatika Dewi, saat dimintai tanggapan, Minggu (2/3).

Dimulai dengan memantau harga bahan pokok di Pasar Terong bersama jajaran unsur Forkopimda Sulsel, sekaligus memastikan stok beras di gudang Bulog aman dan tercukupi selama bulan Ramadan.
Selanjutnya, menghadiri Opening Ceremony “MaRi Buka Bareng” di pelataran Mall Ratu Indah, yang menjadi wadah silaturahmi dan berbagi kebahagiaan di bulan suci ini.
Sebagai penutup, politisi Nasdem itu mengikuti buka puasa bersama di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel dalam rangka pasca pelantikan gubernur dan wakil gubernur Sulsel. “Semoga Ramadan ini membawa berkah dan keberkahan bagi kita semua,” harap Cicu.

Saat di Pasar Terong, Cicu bersama Gubernur Andi Sudirman, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyapa warga dalam sidak di Pasar Terong. Setelah itu, langsung mengecek ketersediaan beras di Gudang Bulog Sulselbar di Jalan Urip Sumoharjo, kemudian melanjutkan agenda buka puasa bersama di rujab Gubrrnur Sulsel.
Di Gudang Bulog Sulselbar, sebagai wakil rakyat, ia memastikan pengawalan ketersediaan beras untuk warga Sulsel serta kualitas beras, mengingat selama Ramadan diprediksi konsumsi beras akan meningkat.

Ia beserta jajaran Forkopimda Sulawesi Selatan melakukan kunjungan ke Pasar Terong dan gudang Bulog untuk memastikan ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok selama bulan Ramadan.
“Kalau di pasar, kami memantau dan pengecekan harga sembako pedagang untuk mengetahui kondisi awal harga di bulan Ramadhan,” tutur Ketua DPD Nasdem Kota Makassar itu.
Cicu menegaskan, kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung situasi pasar dan memastikan agar masyarakat dapat memperoleh bahan makanan dengan harga yang terjangkau, terutama di bulan yang penuh berkah ini.

Kegiatan ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kenyamanan masyarakat selama menjalankan ibadah puasa.
“Di Pasar Terong, kami berdialog dengan para pedagang mengenai pasokan barang dan harga yang berlaku. Sementara di gudang Bulog, kami mengecek stok dan distribusi bahan pangan agar tetap lancar dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” tambah politisi perempuan Dapil Makassar atau Sulsel I itu.

BBM Oplosan

Cicu menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam atas banyaknya aduan warga terkait distribusi bahan bakar minyak (BBM) oplosan. Untuk itu, DPRD Sulsel langsung bertindak dengan memperketat pengawasan distribusi BBM di wilayah Sulsel.
Cicu memastikan akan mengawal dan memastikan mutu BBM yang digunakan masyarakat di seluruh wilayah Sulsel. Terlebih ia tidak ingin masyarakat resah terhadap kualitas BBM yang mereka gunakan.
“Kami akan terus mengawal dan memastikan bahwa BBM yang didistribusikan kepada masyarakat tetap terjaga mutunya, sesuai standar dan harga yang ditetapkan,” tegas Cicu, Sabtu (1/3).
Ketua DPD Nasdem Makassar itu juga menegaskan DPRD Sulsel akan berkoordinasi dengan Pertamina. Tak hanya itu, pihaknya akan koordinasi dengan instansi berwenang guna memastikan bahwa tidak ada praktik ilegal dalam distribusi BBM.
“Masyarakat tidak perlu khawatir, karena kami akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk melakukan pengawasan ketat. Jika diperlukan, kami akan turun langsung ke lapangan untuk memantau secara langsung,” jelas Cicu.

Hal ini dilakukan agar masyarakat mendapatkan kepastian dan tidak terpengaruh oleh isu yang belum terbukti kebenarannya.
Untuk memperkuat pengawasan, DPRD Sulsel juga akan mendorong inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU dan depo Pertamina. Langkah ini diharapkan dapat mencegah potensi kecurangan. Terlebih memberikan jaminan bagi masyarakat bahwa BBM yang mereka gunakan tetap aman dan berkualitas.
Cicu pun mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. “Jika ada temuan atau dugaan yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti secara transparan,” tegasnya.

Dengan pengawasan yang lebih ketat, Cicu berharap kepercayaan masyarakat terhadap mutu BBM Pertamina dapat kembali pulih. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, Pertamina, dan masyarakat dalam memastikan distribusi BBM yang berkualitas, aman, dan sesuai standar yang berlaku.
Seperti diketahui, isu dugaan BBM oplosan di sejumlah SPBU meresahkan masyarakat. Kekhawatiran ini muncul setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan sembilan tersangka dalam kasus korupsi minyak mentah di Pertamina periode 2018-2023. Dari sembilan tersangka tersebut, enam diantaranya merupakan petinggi PT Pertamina.
Salah satu skandal yang menjadi sorotan adalah praktik pengoplosan RON 90 (Pertalite) untuk dijadikan Pertamax. Itu diduga dilakukan oleh oknum di lingkungan Pertamina.
Akibat praktik curang ini, negara mengalami kerugian fantastis mencapai Rp193,7 triliun.
Dampaknya tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga memicu ketidakpercayaan masyarakat terhadap kualitas BBM yang dijual di SPBU. (jun)

Exit mobile version