Site icon Berita Kota Makassar

Bukber di Maccini, Ajang Konsolidasi Politik dan Penguatan Basis

MAKASSAR, BKM–Politisi Partai Nasdem selaku Anggota DPD RI Dapil Sulsel, Rudianto Lallo, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kebersamaan antara masyarakat dan pemimpin daerah.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya memperkuat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga menjadi wadah bagi kita semua untuk berdiskusi dan mencari solusi atas berbagai permasalahan di masyarakat. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan membawa kebaikan bagi warga Maccini,”tutur Rudianto Lallo ketika menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar di halaman Masjid Mujahidin, Jalan Maccini Sawah, Sabtu (8/3).

Menurut Rudianto yang pernah tercatat sebagai Ketua DPRD Makassar ini, ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi politik bagi sejumlah tokoh di Makassar.

Buka puasa dihadiri oleh berbagai pejabat dan masyarakat setempat, momentum ini tak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga menghidupkan kembali peran politik beberapa figur kunci di wilayah Maccini.
Dalam acara yang mengusung tema Mempererat Tali Silaturahmi Antar Pengurus Masjid, Jamaah, dan Warga Maccini ini, tokoh politik Muchlis Misbah menjadi sosok yang mendapat sorotan. Perannya dalam Pilkada lalu, di mana ia menjadi motor penggerak kemenangan di wilayah Maccini, kembali diingat oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi.

“Kalau boleh flashback, Bapak Haji Muchlis ini kemarin hampir setiap hari bersama kita dalam mensukseskan Pilkada, terutama di wilayah Maccini yang mayoritas dikomandoi langsung oleh beliau,” ujar Appi.
Pernyataan Appi ini disambut hangat oleh hadirin, menunjukkan betapa kuatnya pengaruh Muchlis dalam dinamika politik lokal.
Tak hanya bernuansa religi, acara ini juga menjadi ajang komunikasi strategis antara elite politik dan masyarakat. Selain Rudianto Lallo, Appi dan Muchlis Misbah juga hadir Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Ketua Komisi C DPRD Makassar Azwar, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Makassar Kasrudi.

Appi juga menyoroti pentingnya kesejahteraan bagi para pekerja sosial keagamaan, seperti pemandi jenazah, imam rawatib, guru mengaji, dan marbot masjid. Pernyataan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk merangkul kelompok-kelompok yang memiliki peran vital dalam kehidupan sosial masyarakat.
“Kita ingin pekerjaan sosial seperti pemandi jenazah, imam rawatib, guru mengaji, dan marbot masjid mendapatkan perhatian lebih. Apalagi di daerah Maccini ini banyak yang menjalankan profesi tersebut. Kita ingin mereka diperhatikan dan mendapatkan kesejahteraan yang layak,” tegas Ketua Golkar Makassar ini.

Sementara itu, Muchlis Misbah menegaskan bahwa acara buka puasa ini tidak sekadar ritual tahunan, melainkan bagian dari upaya menjaga kebersamaan dan solidaritas antarwarga.
“Semoga dengan adanya buka puasa ini, semua warga Maccini bisa menjaga tali silaturahmi dan semakin kompak dalam membangun daerah ini ke depan,” tuturnya. (ita/rif)

Exit mobile version