Site icon Berita Kota Makassar

Tiga Kader Muda di Posisi Strategis Golkar Makassar

MAKASSAR, BKM — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Golkar Makassar menunjuk tiga anak muda untuk mengisi posisi strategis dalam struktural pengurusan Golkar Makassar.

Pergantian pengurus struktural Golkar Makassar dibahas dalam rapat pleno pengurus yang dipimpin langsung oleh Ketua DPD II Golkar Makassar Munafri Arifuddin di Kantor DPD II Golkar Makassar, Jalan Lasinrang, Senin (10/3) lalu.

Mereka yang menempati posisi baru tersebut yakni eks bendahara DPD II Golkar Makassar H Ismail ditunjuk sebagai Ketua Harian DPD II Golkar Makassar menggantikan Munafri Arifuddin.

Kemudian Sekretaris DPD II Golkar yang sebelumya dijabat oleh Wahab Tahir, kini digantikan oleh Andi Suharmika.

Sementara posisi H Ismail yang sebelumnya menjadi bendahara DPD II Golkar Makassar telah diisi oleh Andi Ryan.

Munafri mengatakan, pergantian pengurus tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat dan meningkatkan kinerja partai menjelang sejumlah agenda politik ke depan.

Ia ingin perubahan yang dilakukan di tubuh Golkar untuk memberi semangat baru bagi seluruh pengurus di DPD II Golkar Makassar.

“Pergantian ini dilakukan untuk memastikan organisasi berjalan lebih efektif dan efisien. Kami yakin dengan kepemimpinan yang baru, Golkar Makassar semakin solid dan siap menghadapi tantangan politik yang ada,” kata Munafri sesuai memimpin rapat pleno.
Terpisah, Ketua Komisi B Bidang Perekonomian dan Keuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makasar Ismail, membenarkan penunjukannya sebagai Ketua Harian DPD II Golkar Makassar menggantikan Munafri Arifuddin.
Appi kini tengah fokus menjalani tugas barunya sebagai wali kota Makassar.

Keputusan itu diambil setelah DPD II Golkar Makassar menggelar rapat pleno Senin sore (10/3).

“Diputuskan secara musyawarah mufakat saya diamanahkan sebagai ketua harian DPD II Golkar menggantikan tugas-tugas Pak Appi sebagai ketua Golkar,” kata Ismail di sela resesnya di Jalan AR Dg Munjung Lorong 1, Senin (10/3). “Sebagai kader partai, kalau tujuannya baik, kita akan laksanakan amanah itu,” lanjutnya.

Ismail mengungkapkan, jabatan pelaksana harian ketua Golkar Makassar akan diemban hingga Musda Golkar berlangsung.

Ia bertugas untuk mengantarkan Golkar menuju Musyawarah Daerah (Musda) yang akan digelar tahun ini.

“Saya diamanahi dan diberi tugas utama mengantarkan Golkar sampai Musda. Waktunya belum ditetapkan. Kita menunggu Musda provinsi , baru kita gelar untuk DPD II,” sebutnya.

Ditanya terkait sinyal pencalonannya untuk bertarung pada Musda Golkar Makassar, Ismail memilih tidak berkomentar.

Ia mengaku saat ini fokus melanjutkan tugas-tugas Munafri sebagai ketua DPD II Golkar.

” Masih jauh, kita tunggu perintah pimpinan. Sekarang kita fokus jalankan amanah yang diberikan oleh Pak Appi,” ucap Ismail. (*/rus)

Exit mobile version