MAROS, BKM — AS Chaidir Syam membuktikan keseriusannya untuk maju bertarung dalam pemilihan ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulsel. Tepat pukul 14.50 Wita, Kamis (13/3), Chaidir Syam tiba di sekretariat PAN Sulsel di Jalan Sultan Alauddin, Makassar untuk mendaftar. Ia diantar oleh beberapa orang kader PAN.
Formulir yang dikembalikan Chaidir Syam diterima langsung oleh Kepala Sekretariat PAN irma. “Hari ini, bismillah saya mengembalikan formulir untuk mendaftar sebagai salah satu ketua dan tim formatur PAN Sulsel,” ujarnya kepada awak media seusai pengembalian formulir.
Chaidir bertolak dari Kabupaten Maros tepat pukul 14.00 Wita. Karena angka dua merupakan salah satu dari angka keburuntungannya.
Ia menegaskan, meski telah ada pendaftar yang telah mengembalikan formulirnya, hal itu bukan menjadi halangan dirinya untuk tetap ikut berkontensasi di pemilihan ketua DPW PAN Sulsel. “Ini sebenarnya merupakan pendaftaran calon formatur. Jadi, dari calon formatur ini nanti akan diseleksi oleh panitia di wilayah dan akan dilanjutkan ke Dewan Pimpinan Pusat. Nanti setelah itu, DPP yang memutuskan tahap selanjutnya,” terangnya.
Chaidir menjelaskan, langkah selanjutnya adalah dirinya berikhtiar untuk menanti hasil keputusan DPP. Yang pasti, kata dia, dirinya bersedia menjadi pimpinan di Pimpinan Wilayah di PAN Sulsel. “Apapun keputusan dari pimpinan pusat nantinya, maka kami sebagai kader pasti siap menjalankan amanah,” tandasnya.
Dia menjelaskan, sistem yang digunakan bisa jadi melalui dari musyawarah. Karena saat ini PAN lebih mengedepankan musyawarah mufakat.
Meski begitu, Chaidir mengaku sampai sejauh ini pihaknya tetap berkomunikasi dengan calon lainnya. “Termasuk komunikasi dengan teman-teman DPD, wilayah dan DPP terus kita jalin. Apalagi saya juga sudah 23 tahun di PAN,” jelasnya.
Kepala Sekretariat DPW PAN Sulsel, Irma mengatakan, Chaidir Syam merupakan kader ketiga yang mengembalikan formulir. Sebelumnya ada Husnia Talenrang dan Jamaluddin Jafar yang merupakan Sekretaris DPW PAN Susel.
“Tidak menutup kemungkinan masih ada yang akan mendaftar. Karena pendaftaran masih akan dibuka sampai tanggal 17 Maret. 19 Maret mendatang berkas sudah harus dilapor ke DPP,” pungkasnya. (ari/b)
