MAKASSAR, BKM — Partai yang tergabung dalam Koalisi Sehati DPRD Makassar menyoroti program pemerintahan guna menghindari ketidakstabilan politik dan memastikan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas.
Legislator Partai Gerindra DPRD Kota Makassar Muh Farid Rayendra menegaskan bahwa keberlanjutan program serta sinergi antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci dalam pemerintahan periode 2025-2030. Menurutnya, DPRD memiliki peran strategis dalam menerjemahkan aspirasi masyarakat ke dalam kebijakan konkret.
“Yang penting itu bersinergi dengan kami di DPRD Kota Makassar, baik fraksi maupun partai politik. Kami akan mengawal jalannya pemerintahan agar visi misi yang dijanjikan kepada masyarakat benar-benar direalisasikan,” tegasnya, Kamis (13/3).
Gerindra juga menyoroti sejumlah isu yang menjadi perhatian publik. Salah satunya adalah kondisi Lapangan Karebosi yang terbengkalai akibat kegagalan lelang. Mereka mendesak pemerintahan baru untuk segera bertindak agar fasilitas publik tersebut dapat kembali digunakan oleh warga.
Di sisi lain, legislator Partai Nasdem A Odhika Cakra Setiawan, menyoroti tantangan politik dalam menyelaraskan program kerja di tengah perbedaan visi politik antarpartai. Ia mengingatkan bahwa transisi kekuasaan seharusnya tidak hanya menjadi ajang pergantian kepentingan politik, melainkan tetap mengutamakan kesejahteraan masyarakat.
“Perbedaan politik tidak boleh menjadi alasan untuk menghapus program yang sudah terbukti bermanfaat. Kita bisa belajar dari pemerintahan sebelumnya, di mana program sosial yang dimulai oleh Ilham Arif Sirajuddin tetap dilanjutkan oleh Danny Pomanto. Keberlanjutan adalah kunci,” ujarnya.
Pernyataan dari Gerindra dan Nasdem ini menunjukkan bahwa meski ada perbedaan politik, DPRD tetap berupaya menjaga keseimbangan antara mengawasi dan mendukung program pemerintah. Dalam dinamika politik yang terus berkembang, sinergi antara legislatif dan eksekutif akan menjadi faktor penentu keberhasilan pemerintahan Appi-Aliyah di Kota Makassar. Sementara itu, masyarakat masih menunggu realisasi visi-misi politik yang dijanjikan pada pilkada 2024. Janji politik yang disampaikan dalam masa kampanye harus segera diwujudkan agar kepercayaan publik terhadap pemerintahan yang baru dapat terjaga. (ita)

