Site icon Berita Kota Makassar

Fahmi Syam, Owner Saras Catering

SARAS Catering merupakan usaha layanan kuliner ternama di Kota Makassar. Salah satu kuncinya untuk bisa tetap eksis adalah senantiasa mengedepankan kualitas rasa dan layanan sebagai prinsip utama.

FAHMI Syam selaku owner Saras Catering menyebut, usahanya berdiri sejak 13 tahun lalu. Ternyata, Saras merupakan akronim dari Sari Rasa.
”Jadi berdirinya sejak 13 tahun lalu. Nama Saras itu singkatan dari Sari Rasa, supaya gampang diingat,” ujar Fahmi dalam siniar untuk kanal Youtube BKM News.
Dalam perjalanannya, Saras Catering telah menjalin kerja sama dengan beberapa gedung wedding. Khusus di bulan suci Ramadan kali ini, Saras Catering konsisten dalam memberikan layanan berbuka puasa bagi para pelanggannya.

Diakui Fahmi, mengelola sebuah usaha catering memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Sebab usaha jenis ini memiliki tingkat persaingan yang cukup tinggi. Untuk itu dalam rangka menjaga kualitas rasa, Fahmi menerapkan sistem manajemen yang terpola agar cita rasa dapat terjaga dengan baik.

“Kami buat sistem yang terpola. Jadi kita punya job desk masing-masing. Yang kelola ayam dan daging satu orang. Yang kelola sop juga beda sehingga tidak tercampur,” tuturnya.

Saras Catering yang konsisten sampai dengan saat ini telah melewati banyak tantangan. Fahmi mengungkapkan bahwa dahulu sebagai bagian dari promosi ia mencetak brosur agar usaha cateringnya dapat dikenal

. Kemudian dalam promosinya dipisahkan antara acara rumahan dan wedding, Untuk acara pernikahan diberikan tarif yang lebih murah.
Setelah itu Fahmi kemudian terpikirkan sebuah ide untuk mengajak pihak gedung tempat pernikahan untuk bekerja sama dalam layanan catering.

“Awalnya gedung Mutiara. Setelah itu saya terpikirkan untuk mengajak banyak gedung bekerja sama, mulai dari Maros sampai Takalar,” terangnya.

Fahmi bersyukur karena di bulan Ramadan tahun ini ia mendapat banyak orderan pemesanan, meski jumlah pack cenderung lebih sedikit dari sebelumnya. “Untuk jumlah packsnya relatif sedikit. Tapi untuk untuk pemesanan dari berbagai lokasi cukup banyak,” ucapnya.
Saat ini Saras Catering memiliki puluhan karyawan. Menariknya, terdapat sejumlah mahasiswa yang turut diperkerjakan secara part time. “Jadi kita coba bantu mahasiswa karena mereka mengaku terbantu, seperti untuk bayar kost. Kita juga kasih makan gratis,” tuturnya.

Dalam meningkatkan produktivitas karyawan, Fahmi memiliki prinsip yang ditanamkan bagi para pekerjanya. Mekanisme penggajian menggunakan perhitungan pada setiap pakcs. “jadi kita tidak gaji per bulan seperti pada umumnya, tapi per pack. Dari bekerja di Saras, sudah ada karyawan yang bisa beli rumah,” ungkapnya.
Ditanya mengenai cara mengatasi tantangan dalam dunia bisnis catering, Fahmi menegaskan bahwa teknologi menjadi salah satu aspek penting menggenjot promosi. Karena itu Saras Catering massif berpromosi melalui media sosial.
“Kita harus ikuti perkembangan zaman karena sangat berefek,” akunya.
Selain gencar dalam promosi, kualitas pelayanan juga menjadi kunci Saras Catering untuk bisa bertahan sampai saat ini. Menurut Fahmi, pihaknya memberikan pelayanan ke konsumen se-Sulawesi Selatan. Bahkan pernah melayani sampai di Kota Mamuju, Sulawesi Barat.

“Kita datang kesana untuk paket wedding luar kota, dan pemesanannya harus di atas 500 packs,” jelasnya.
Saat ini Saras Catering memberikan promosi untuk pemesanan di bulan Ramadan, yang disesuaikan pada setiap packs pemesanan. “Jadi promonya seperti bonus kurma, takjil, dan es buah. Bergantung jumlah packsnya,” bebernya .

Untuk jasa pemesanan acara akikah, Saras Catering juga memiliki paket tersendiri. Khususnya untuk hidangan kari kambing yang diproses sedemikian rupa sehingga memiliki cita rasa tersendiri. “Kari kambingnya dari resep rahasia kita dan tidak sembarangan, karena prosesnya panjang,” tuturnya. (yus)

Exit mobile version